Suasana Haru Warnai Pertemuan Ketua DPRD Babel dengan Keluarga Korban Lion Air JT 610

kasmirudin
Suasana Haru Warnai Pertemuan Ketua DPRD Babel dengan Keluarga Korban Lion Air JT 610
Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya saat menerima kunjungan keluarga anggota DPRD Babel yang meninggal pada peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, Rabu (14/11/2018). (foto: Diko)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW -- "Mereka adalah keluarga besar kami, anak-anak kami," ungkap Didit tegar dihadapan awak media, diruang kerjanya (14/11).

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya usai menerima kedatangan para keluarga anggota DPRD Babel serta staff yang menjadi korban jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610 pada Senin (29/10/2018) lalu.

Pertemuan tersebut dibalut dengan suasana haru. Isak tangis dengan perasaan upaya tetap kuat dan tegar melihat raut wajah para keluarga, sahabat, yang menjadi korban memang tak mudah. Kesedihan pun tak bisa disembunyikan, namun ketabahan dan terus berdoa jadi penguat untuk semua yang hadir di siang hari yang cerah itu.

Seperti janji yang disampaikan, Didit beserta anggota DPRD Babel akan memberikan bantuan kepada ahli waris dari sahabat-sahabat mereka yang meninggal dalam tugas.

"Besaran bantuannya bervariasi, yang paling tinggi 4 juta, yang paling rendah 2,5 juta, per bulan dikirim langsung melalui rekening ahli waris," ungkapnya.

"Kami membaginya ini secara proposional, karena seperi anak almarhum Pak Mughni ini ada dua orang yang sekolah di luar, termasuk juga anak Pak Dollar ini ada lima. Lalu ada anak almarhum Tessa dan Amad (Muhammad Syafi'i). Kalau untuk almarhum Pak HK satu orang, Pak Nurdiman ada dua orang," sambungnya lagi.

Bantuan tersebut, dijelaskan Didit, akan diserahkan ke ahli waris pada saat HUT Babel pada tanggal 21 November 2018.

"Insya Allah ini akan kami serahkan pada saat HUT Babel disidang paripurna bentuk penghargaan," jelasnya. 

Lebih lanjut diungkapkannya, untuk saat ini para pimpinan dan anggota DPRD Babel akan memberikan bantuan santunan tersebut hingga akhir masa jabatan mereka pada Bulan September 2019 mendatang. 

"Insya Allah kami berkeinginan bantuan ini bisa lebih diperbesar, dan kami sepakat. Karena masa jabatan kawan-kawan habisnya pada September 2019, maka kurang lebih satu tahun akan kita bantu," ungkapnya.

Namun, ia mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan mereka akan meneruskan bantuan jika mereka terpilih kembali untuk menjadi wakil rakyat pada periode 2019-2024.

"Akan tetapi Insya Allah jika memang nanti pada periode yang akan datang kami bisa meneruskan niat baik ini, ya tidak menutup kemungkinan, kami akan meneruskan daripada apa yang telah kami lakukan. Kami berharapkan, anak-anak kami ini tidak berputus asa, tetap semangat untuk mewujudkan cita-cita yang diinginkan mereka, yang diharapkan oleh orang tua almarhum tersebut," harapnya.

Berikut perincian delapan ahli waris yang mendapatkan bantuan beasiswa, yakni, almarhum Murdiman memiliki dua orang anak tanggungan, mendapatkan bantuan Rp 3 juta per bulan, almarhum Ahmad Mughni memiliki tiga orang anak tanggungan, mendapatkan bantuan sebesar Rp 4 juta per bulan, almarhum Dollar memiliki lima orang anak tanggungan, mendapatkan bantuan Rp 4 juta perbulan, almarhum Muchtar Rasyid tidak ada tanggungan anak. 

Kemudian, almarhum H.K Junaidi memiliki satu orang anak tanggungan, mendapatkan bantuan Rp. 2,5 juta perbulan, almarhum Eling Sutikno tidak ada tanggungan anak, almarhum Muhammad Syafi'i memiliki dua orang anak tanggungan, mendapatkan bantuan sebesar Rp. 3 juta perbulan, dan almarhum Tessa Kausar memiliki dua orang anak tanggungan, mendapatkan bantuan Rp 3 juta per bulan. Jadi total bantuan yang diberikan oleh DPRD Babel sebesar Rp 19,5 juta per bulan. (BBR)


Penulis : Diko
Editor   : Kasmir
Sumber :Babelreview