Sudah Bayar Rp 30 Juta, Empat Warga Ditipu Oknum Honorer Satpol PP Pangkalpinang

Kasmirudin
Sudah Bayar Rp 30 Juta, Empat Warga Ditipu Oknum Honorer Satpol PP Pangkalpinang
Dua korban penipuan yang dilakukan oleh oknum honorer Satpol PP, mendatangi kantor Satpol PP Kota Pangkalpinang. (Foto: Gusti Randa)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Oknum honorer Satpol PP Kota Pangkalpinang berinisial A, diduga telah melakukan penipuan kepada empat warga, dengan modus rekrutmen personel Satpol PP Pangkalpinang.

Modus penipuan tersebut cukup unik, oknum honorer berinisial A ini berhasil meyakinkan keempat korban bahwa sudah resmi bekerja sebagai honorer Satpol PP Kota Pangkalpinang, dua di antarnya ditugaskan untuk mengawasi aktivitas di lokalisasi Teluk Bayur.

Dari hasil penipuan itu, oknum honorer A ini berhasil meraup keuntungan sekira Rp127 juta dari keempat korban tersebut.

"Itu penipuan yang dilakukan oleh anggota aktif, tapi sudah kami pecat pada saat korban pertama mendatangi kantor Satpol PP menayangkan bahwa mereka ini adalah anggota Satpol PP yang sudah bekerja. Ini pelanggaran kode etik, jadi kami pecat," kata Plt Kasat Pol PP Kota Pangkalpinang, Efran, Jumat, (4/6/2021).

Kata Efran, menurut keterangan para korban, oknum mantan anggotanya ini  meminta sejumlah uang dengan alasan perintah darinya, selaku pimpinan di Satpol PP Pangkalpinang.

"Dalam hal ini saya katakan, saya tidak terlibat. Jika seandainya saya terlibat, tidak mungkin saya memecat A. Dia pasti bersuara kemana-mana, kenapa saya tidak melindungi dia?" kata Efran.

Baca Juga: Pelaku Begal di Pantai Kubu Berhasil Diringkus Satreskrim Polres Basel

Efran menegaskan, dalam hal ini Satpol PP Kota Pangkalpinang tidak pernah mengadakan rekrutmen pegawai honorer untuk saat ini. Karena setiap rekrutmen pasti ada mekanisme pelaksanaan.

"Yang bersangkutan bukan wewenang kita untuk menangkap. Waktu korban datang melaporkan itu, pelaku kami panggil untuk menanyakan kebenaran keterangan tersebut. Para korban ini sudah membayar sebesar Rp 30 juta perorang," ucapnya.

Efran juga mengimbau, kepada pihak korban dirugikan oleh oknum A ini, agar melaporkan ke pihak berwajib.

"Karena ini kasus penipuan, ranahnya ke pihak berwajib. Sedangkan untuk oknum honorer ini telah melakukan pelanggaran berat, saudara A sudah kami pecat," tukasnya. (BBR)


Penulis : Gusti Randa

Editor   : Kasmir