Surat Edaran Berisi Himbauan, Gubernur Babel Minta Tempat Wisata Ditutup Sementara

diko subadya
Surat Edaran Berisi Himbauan, Gubernur Babel Minta Tempat Wisata Ditutup Sementara
Surat Edaran Gubernur Babel (Foto Ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW. CO.ID -- Masifnya perkembangan pasien terinfeksi positif Corona atau Covid-19 di Indonesia membuat Pemerintah Provinsi Bangka Belitung mengambil langkah antisipasi dini.

Apalagi mengingat penyebaran virus Corona ini telah merambah 17 Provinsi di Indonesia dan terbanyak ada di Ibu kota Jakarta dengan jumlah Pasien 215 dari 369 pasien di Indonesia. Untuk mencegah penyebaran ke Bangka Belitung Gubernur Bangka Belitung, mengeluarkan Surat edaran Nomor : 005/0278/VIII berisi Himbauan Upaya Pencegahan Virus Covid-19 yang ditujukan kepada Bupati/Walikota Se-provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam surat himbauan tersebut diantaranya, Gubernur Erzaldi Rosman meminta tempat wisata untuk menutup sementara dari para wisatawan hingga himbauan menutup resto/hiburan malam paling lambat pukul 20.00 WIB.

Berikut isi surat himbauan Gubernur Babel :

"Sehubungan dan semakin meningkatnya kewaspadaan globar terhadap meluasnya penyebaran virus Covid-19. Pemerintah Indonesia sudah membentuk gugus tugas dalam upaya antisipasi dan pencegahan penyebaran virus tersebut. Kedaan demikian, maka dipandang perlu untuk pemerintah daerah melakukan upaya antisipasi Dan persiapan pencegahan hal yang sama, sebagai bentuk sinergitas dalam penanganan penyebaran virus Covid-19 di Indonesia, khusus diwilayah Provinsi Kepulauan Babel. Menindaklanjuti hal tersebut, kami meminta saudara untuk dapat memberikan himbauan dalam upaya pencegahan yaitu sebagai berikut : 

1. Membatasi kegiatan yang bersifat perkumpulan orang banyak dan memberikan anjuran kepada masyarakat untuk melakukan Social Distancing; 

2. Menghimbau kepada pengusaha tempat wisata untuk menutup sementara tempat wisata demi mencegah semakin Meluasnya penyebaran virus Covid-19 dalam kumpulan wisatawan; 

3. Menghimbau kepada pengusaha resto/tempat hiburan malam, untuk menghentikan aktivitas pada pukul 20.00 WIB; 

4. Menghimbau kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh ada untuk mengurangi/ menghentikan sementara Kegiatan yang bersifat perkumpulan orang banyak dan mengganti dengan kegiatan yang sesuai anjuran Agama/Adat masing-masing. 

Demikian disampaikan atas perhatian dan kerjasama saudara diucapkan terimakasih".


Laporan Diko Subadya