Tahap Pertama, Babel Akan Tes Seribu Sampel Swab

diko subadya
Tahap Pertama, Babel Akan Tes Seribu Sampel Swab
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat melakukan pengecekan alat PCR, Rabu (22/4) (Foto : Diskominfo Babel)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID – Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung (Babel) siap melakukan tes swab seribu sampel pertama Corona Virus Disease (Covid-19) dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR), Rabu (22/4/20).

"Alhamdulilah alat PCR kita sudah terpasang semua, untuk pertama ini kita akan ambil seribu sampel untuk dites swab," ungkap Gubernur Erzaldi Rosman di sela-sela kunjungan hari pertama tes swab di Klinik Pratama Provinsi Kepulauan Babel. 

Gubernur Erzaldi Rosman menyebutkan tahap pertama ini, tim dokter dan medis akan mengambil seribu sampel swab untuk dites, "Untuk tahap pertama kita akan ambil seribu sampel," ujarnya.

Saat ini menurut Gubernur Erzaldi Rosman, sudah ada 30 sampel swab yang diambil, dan hasilnya apakah positif atau negatif Covid-19 akan diketahui hari Kamis (23/4/20), “Dengan alat PCR kita akan cepat mengetahui hasilnya positif apa negatif besok," ungkap Gubernur Erzaldi Rosman.

Untuk penghematan VTM (Viral Transport Medium) sebagai alat untuk mengambil sampel lendir, tes swab hanya akan diperuntukan bagi mereka yang hasil tesnya positif dengan alat sejenis rapid tes, "Kita punya satu alat, mirip rapid tes, dengan tingkat akurasi diagram yang bisa di baca mencapai 75 persen, jadi beda dengan rapid tes yang hanya 30 persen keakuratanya," tambahnya.

"Nanti bagi mereka yang hasil tesnya positif, untuk lebih meyakinkan, akan diambil swab untuk dites dengan alat PCR, ini kita lakukan untuk menghemat Virus Transport Media (VTM), karena baru didatangkan 500 VTM," terangnya.

Kendati saat ini pihaknya sudah memiliki alat PCR Covid-19. Gubernur Erzaldi Rosman tetap mengimbau kesadaran masyarakat untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, jaga jarak dan selalu mencuci tangan.

"Yang pasti kita siap dengan segala keterbatasanya, tetapi ini harus kita lakukan, memutuskan mata rantainya, kita harus tau mana positif dan negatif, tidak bisa kita meraba-raba, dengan PCR ini, lebih cepat lagi mengetahui hasil negatif atau positif Covid-19," pungkas Gubernur Erzaldi Rosman. 


Sumber : Release Diskominfo Babel