Tahapan Cara Pemberian Vaksin Corona ke Relawan

Admin
Tahapan Cara Pemberian Vaksin Corona ke Relawan

Telah diketahui bahwa tim riset uji klinis vaksin Corona yaitu Universitas Padjadjaran bersama Bio Farma dan Sinovac Research & Development membuka pendaratan relawan untuk menguji vaksin Sinovac pada tanggal 27 Juli hingga 31 Agustus lalu yang dilakukan di Clinical Research Unit Dept Ilmu Kesehatan Anak RSUP Hasan Sadikin. Hingga saat ini, pemerintah Indonesia masih sedang melakukan tahapan uji klinis vaksin virus Corona dari China yaitu Sinovac. Pada proses uji klinis tersebut dilakukan di enam wilayah di Kota Bandung, Jawa Barat yang telah diikuti oleh lebih dari 1600 relawan yang turut membantu proses uji klinis tersebut.

Banyak orang yang ingin mengetahui bagaimana proses pemberian vaksin tersebut kepada para relawan yang bergabung. Pada dasarnya proses cara kerja dari vaksin virus Corona hampir sama dengan vaksin-vaksin lain pada umumnya, vaksin virus Corona juga memiliki cara kerja yang akan menstimulasi sistem imun pada tubuh orang yang divaksin sehingga tubuh dari orang tersebut mampu memberikan kekebalan atau antibodi yang baik untuk melawan virus Corona yang diharapkan dapat bertahan lama di dalam tubuh. Supaya lebih jelas, Anda dapat menyimak cara kerja dan tata cara pemberian vaksin virus Corona kepada relawan di bawah ini.

Tata Cara Pemberian Vaksin  Corona Kepada Relawan

  1. Relawan Diberikan Pembekalan Informasi Seputar Vaksin

Pada tahapan pertama, dokter atau para ahli yang bertugas akan memberikan pembekalan materi seputar vaksin virus Corona sebelum dilakukannya vaksinasi. Para relawan juga diberitahu mengenai cara kerja vaksin dan efek samping yang dapat saja terjadi kepada tiap relawan. Pemberian informasi seputar vaksin tersebut bertujuan supaya tiap relawan bersedia melakukan uji coba vaksinasi tanpa paksaan dan memiliki kesadaran penuh terhadap risiko yang akan dihadapi. Dengan begitu relawan yang telah menyetujui dan meneken surat pernyataan bersedia melakukan vaksinasi uji coba dengan kehendaknya sendiri dan tanpa campur tangan orang atau pihak lain.

  1. Petugas Uji Klinis akan Mengambil Sampel Swab Para Relawan

Para relawan yang telah bersedia dan siap dengan risiko yang telah dijelaskan sebelumnya akan dilakukan swab test untuk diambil sampelnya oleh petugas uji klinis. Setelah itu, hasil dari swab test terakhir akan dikirim ke laboratorium uji klinis yang berada di Universitas Padjadjaran (UNPAD) dalam proses tersebut akan berlangsung selama dua hari karena membutuhkan waktu yang sedikit lama untuk memeriksa hasil dari pemeriksaan swab test atau PCR karena hasil tes tidak dapat diketahui langsung sehingga memerlukan penelitian lebih lanjut.

  1. Melakukan Pemeriksaan Kondisi Relawan Sebelum dilakukan Vaksinasi Uji Coba

Setelah menjalani kedua langkah di atas, para relawan akan diarahkan untuk melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan, seperti mulai dari pemeriksaan kondisi fisik, tekanan darah, dan rapid test yang bertujuan untuk memastikan bahwa relawan dalam kondisi yang sehat dan telah memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan. Setelah lolos dari serangkaian pemeriksaan tersebut, para relawan akan diarahkan untuk menAndatangani surat pernyataan bersedia divaksin, dan proses selanjutnya para petugas uji klinis akan langsung memberikan suntikan vaksin virus Corona kepada relawan.

4.Tahap Terakhir Setelah Divaksin

Relawan akan diminta untuk kembali setelah dua minggu dilakukan penyuntikan vaksin. Pada proses ini relawan akan diberikan suntikan vaksin kedua dengan prosedur pemeriksaan kondisi fisik mereka. Menurut rencana hasil uji klinis dari 1.600 lebih relawan akan dapat diketahui pada awal tahun 2021 mendatang. Setelah hasil uji klinis fase ke-3 tersebut memberikan hasil yang baik, makan akan dilakukan produksi vaksin secara massal oleh Bio Farma yang akan diawasi langsung oleh BPOM untuk memantau kualitas dan keamanan vaksin tersebut.

Begitulah tahapan cara pemberian vaksin kepada relawan, semoga saja vaksin tersebut dapat membantu dalam melawan penyebaran virus Corona yang sulit dikendalikan. Bagi Anda yang ingin mendapatkan update informasi seputar vaksin dan perkembangan virus Corona, Anda dapat mengakses aplikasi Halodoc.

Melalui aplikasi Halodoc Anda bisa mendapatkan informasi-informasi kesehatan yang bermanfaat dan akurat. Tidak hanya itu Anda dapat berkonsultasi secara daring dengan para ahli untuk menangani keluhan pada kesehatan Anda. Aplikasi halodoc juga akan memudahkan Anda dalam pembelian resep obat yang direkomendasikan ketika berkonsultasi melalui layanan Beli Obat di dalam aplikasi halodoc. Jadi Anda tidak perlu repot untuk membeli resep obat di apotek.