VIDEO Takjil di Toboali Bebas Formalin

Kasmirudin
VIDEO Takjil di Toboali Bebas Formalin
BPOM Babel melakukan pengecekan terhadap makanan dan minuman untuk berbuka puasa yang dijajakan pedagang di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (27/4/2021). (Foto: Andre)

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Bangka Belitung (Babel), melakukan pengecekan terhadap makanan dan minuman untuk berbuka puasa yang dijajakan pedagang di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel).

Kepala Kantor BPOM Babel, Hermanto mengatakan, pihaknya bersama Dinas Kesehatan Basel melakukan pengawasan khususnya jajanan takjil yang ada di Toboali selama dua hari yakni Senin dan Selasa.

 “Untuk kemarin yang diambil sebagai sampel sebanyak 25 dan hari ini juga 25 sampel yang dibeli dari lima lokasi berbeda yakni Gedung Nasional, Kampung Nelayan, Kampung Bukit, Pasar dan Teladan," katanya, Selasa (27/04/2021).

Dikatakannya, adapun yang menjadi sampel seperti puding jagung, bubur mutiara, otak otak daun, empek-empek, roti ambon, burgo dan lainnya dengan empat parameter uji yakni Formalin, Boraks, Rhodamin B, dan pewarna Metanil Yellow.

“Dari hasil pengujian lima puluh sampel dari lima tempat ini hasilnya semuanya negatif baik formalin, boraks, Rhodamin B, dan pewarna Metanil Yellow, " katanya.

Diakuinya, dengan hasil ini tentunya semua bersyukur. Karena jajanan takjil di Toboali bebas dari zat berbahaya serta masyarakat khususnya pembuat jajanan takjil patuh dan tidak menggunakan zat-zat berbahaya.

“Kami berharap hasil ini terus dijaga. Jangan menggunakan bahan-bahan yang dilarang untuk makanan," katanya.

Memang, sambungnya, efek dari mengonsumsi makanan yang mengandung bahan bahan berbahaya ini tidak langsung terlihat.

“Tapi efek jangka panjangnya membahayakan kesehatan seperti dapat menyebabkan kanker, cuci darah hingga menyebabkan kematian," katanya. (BBR)


Penulis : Andre

Editor   : Kasmir