Tambak Rakyat Udang Vaname ke-3 di Bangka Tengah Diresmikan Bupati Algafry

Irwan
Tambak Rakyat Udang Vaname ke-3 di Bangka Tengah Diresmikan Bupati Algafry

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID -- Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menggelar temu teknis pembudidaya ikan dan juga meresmikan tambak udang rakyat ke-3 yang digelar oleh Dinas Perikanan Bangka Tengah (Bateng) bertempat di Instalasi Budidaya Ikan Air Payau Desa Guntung, Jumat (5/8/2022), telah berjalan lancar.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman kemudian meninjau langsung tambak-tambak udang Vaname usai diresmikan, di mana ini merupakan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI).

"Hari ini kita bersilaturahmi bersama Pokdakan se-Bangka Tengah sekaligus meresmikan tambak rakyat di Desa Guntung," jelasnya.

Dikatakannya, tambak rakyat di Desa Guntung merupakan tambak ketiga yang telah diresmikan Pemkab Bangka Tengah dan Ia mengapresiasi pihak Bank Indonesia atas bantuan tambak rakyat.

"Alhamdulillah, pembangunan tambak yang ketiga kali ini di Desa Guntung, kita dibantu oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bangka Belitung sebesar Rp248.146.000 diberikan kepada Pokdakan Kita Bersatu Desa Guntung guna mengembangkan udang Vaname di sini," tuturnya.

"Kita juga didukung dari teman-teman dari eFishery berupa autofeeder yakni sebuah teknologi digitalisasi di mana mempermudah Pokdakan kita dalam memberi pakan ikan dengan pengaturan waktu tertentu, mengetahui jenis-jenis virus atau hama yang mengganggu yang semuanya tergabung dalam satu digitalisasi," ujarnya.

Dikesempatan itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bangka Belitung, Edy Josinar Purba, menyampaikan Bank Indonesia siap membantu Pemkab Bateng dalam pembangunan di daerah.

"Tambak rakyat budidaya udang Vaname yang kita bangun merupakan PSBI yang memang kita anggarkan. Dan harapannya bisa membantu masyarakat Bateng dalam sektor perikanan," kata Edy.

"Selamat kepada masyarakat Desa Guntung, manfaatkan tambak yang kita bangun ini dengan sebaik-baiknya. Selamat merawat dan menjaga, kami berharap hasilnya nanti dapat berbagi dengan masyarakat lainnya," terangnya.

Sementara, Kepala Dinas Perikanan Bateng Taufik, mengungkapkan temu teknis pembudidaya ikan yang difasilitasi untuk Pokdakan se-Bangka Tengah ini salah satunya hasil dari studi banding ke Situbondo beberapa waktu lalu.

"Dari sana kita belajar banyak tentang budidaya ikan, kekurangan-kekurangan yang kita miliki akan diperbaiki. Karenanya, tidak semua Pokdakan ke Situbondo karena ketatnya pandemi Covid-19 kala itu,” ungkapnya.

Kegiatan kali ini, dikatakan Taufik, mendatangkan narasumber dari Badan Pertanahan Bateng, Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Sungai Gelam Jambi, dan dari Stasiun Karantina Ikan, pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Pangkalpinang.

"Silakan para Pokdakan yang hadir hari ini berbagi pengetahuan dan bertanya kepada narasumber mengenai pengembangan budidaya ikan di tempatnya masing-masing. Kemudian pengetahuan yang didapatkan hari ini bisa dibagikan kepada yang lainnya," tutup Taufik.

Dalam kesempatan ini juga diberikan bantuan kepada 10 Pokdakan, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus APBD Bangka Tengah dan dari APBN Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia kepada 2 pelaku usaha pengolahan hasil perikanan. (BBR)


Laporan: Aqbal