Tangani Covid-19, Anggaran DPRD Kabupaten Bangka Digeser Sebesar Rp 14 Miliar

Ibnuwasisto
Tangani Covid-19, Anggaran DPRD Kabupaten Bangka Digeser Sebesar Rp 14 Miliar
Setwan DPRD Kabupaten Bangka, Erry Gusnawan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/6/2020). (Foto.Ibnu)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Sekretaris Dewan DPRD Kabupaten Bangka, Erry Gusnawan mengatakan untuk perjalanan daerah di luar provinsi di era Covid-19 telah disepakati untuk tidak dilakukan. Hal tersebut karena mengingat untuk menjaga diri dan anggota keluarga.

"Jadi sampai saat ini, Banmus belum memutuskan untuk membicarakan perjalanan ke luar provinsi. Tapi kalau perjalanan dinas ke Bangka Barat, Bangka Selatan dan Bangka Tengah sudah dilakukan. Dengan pertimbangan jarak yang dekat dan mobilisasi yang cepat," ujarnya, Senin (15/6/2020).

Saat ditanyakan apakah dengan kondisi saat ini mengalami hambatan kerja, ia menjelaskan jika kondisi ini bisa dijadikan hambatan maupun tantangan. Artinya, apapun kondisi saat ini yang terpenting target kerja dari anggota DPRD dalam menyusun Perda dan lainnya dapat tercapai.

"Dan kemarin pun pembahasan Perda tetap dijalankan seperti biasanya, meskipun intensitas kerjanya lebih banyak tidak bertemu. Sampai saat ini kita belum tahu ada usulan yang ingin melakukan kerja di luar provinsi, tapi kalau ada yang sifatnya sangat urgent akan dibuat kesepakatan bersama," terangnya.

Lebih lanjut Setwan DPRD Kabupaten Bangka menegaskan jika ada yang ingin melakukan perjalanan dinas ke luar provinsi harus benar-benar dalam keperluan yang sangat penting dalam artian untuk kepentingan bersama.

Sementara itu, untuk membantu dalam penanganan Covid-19 anggaran di DPRD Bangka melakukan pergeseran anggaran sebesar 14 milyar atau 27 persen dari anggaran Setwan DPRD. Dan yang sebesar 40 persen merupakan diambil dari anggaran perjalanan dinas dewan.

"Meskipun ada pembatasan dalam perjalanan dinas dan pergeseran anggaran untuk Covid-19, semua itu tidak mengganggu sistem kerja dari DPRD dan sampai saat ini masih berjalan normal saja. Seperti dengan adanya agenda rapat kerja, pembahasan Perda dan rapat dengan SKPD tetap berjalan. Semua kegiatan itu tetap dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19," pungkasnya. (BBR)


Penulis : Ibnu

Editor : 

Sumber : Babel Review