Targetnya Masuk MURI, Ini Langkah Awal Bedincak Menuju Nasional    

Admin
Targetnya Masuk MURI, Ini Langkah Awal Bedincak Menuju Nasional    
Foto:Ferly Aditya

PANGKALPINANG, BABEL REVIEW.CO.ID – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Belitung Rivai mengapresiasi upaya Kapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Istiono beserta jajarannya dalam memprakarsasi dan menggelorakan Senam Bedincak ke seluruh kabupaten/kota, dari tingkat Polsek, Polres maupun Polda. Bahkan Senam Bedincak terus ditularkan ke sekolah, instansi pemerintah serta masyarakat umum.

“Pak Kapolda menjalin kerjasama dengan Pemprov Babel untuk menjadikan Senam Bedincak menjadi bagian yang tak terpisahkan dari budaya Provinsi Babel. Maka langkah-langkah yang kita buat pertama kita aransemen lagunya karena pada dasarnya ini tari bedincak kemudian untuk diubah menjadi senam bedincak maka musik pengiringnya kita harus aransemen ulang dan gerakan-gerakannya pun harus yang bernuansa senam,” ungkap Rivai.

Tak hanya itu, dikatakan Rivai, Kapolda bersama Gubernur Erzaldi Rosman ingin mewujudkan Rekor MURI Senam Bedincak dengan memecahkan rekor peserta senam terbanyak se-Indonesia. Untuk mewujudkan Rekor MURI perlu kerja sama dan koordinasi yang baik karena untuk rekor sebelumnya dipecahkan oleh Provinsi Gorontalo dengan jumlah peserta 75 ribu.

“Kemarin kita kalkulasi baru diangka 54 ribu, lalu kami koordinasi dengan Pak Kapolda untuk tunda sebentar kita angkat menjadi 100 ribu. Maka pelibatannya kalau kemarin hanya SMA maka kita akan kejar sampai TK, SD hingga perguruan tinggi serta masyarakat umum itu akan menyentuh lebih dari 100 ribu. Kepingan CD itu sudah didistribusikan hingga ke pelosok dan dalam waktu dekat kita akan action untuk memperoleh Rekor MURI,” katanya.

Gubernur Erzaldi Rosman menginstruksikan agar Pemecahan Rekor MURI Senam Bedincak ini diselenggarakan di pantai-pantai dan dikemas semenarik mungkin agar menjadi sebuah event yang memiliki nilai jual.

Rivai menjelaskan, Senam Bedincak sebagai bagian dari budaya karena setiap aktivitas atau peninggalan apapun itu ketika memiliki manfaat untuk orang banyak maka diranahkan itu menjadi bagian dari budaya. Apalagi Senam Bedincak merupakan gabungan dari seni tradisi dan olahraga yang dipadukan sedemikian rupa ketika ditampilkan memberi manfaat serta melahirkan rasa kegembiraan.

“Budaya itu hasil cipta manusia dari kata budi dan daya, budi adalah luhur dan daya adalah upaya jadi budaya adalah upaya yang luhur. Seninya masuk dan olahraganya masuk dan disitu ada kegembiraan memberi dampak gemira. Lomba senam bedincak Piala Kapolda Babel menjadi pintu masuk untuk menuju yang lebih luas lagi dan menyasar ke nasional,” katanya.

Rivai pun mengtakan bahwa bisa saja Senam Bedincak masuk dalam kalender event Bangka Belitung asalkan dibuat menjadi event tahunan dan diselenggarakan dengan menarik agar dapat mengundang wisatawan.

“Pariwisata identik dengan event. Event tersebut dikemas sedemikian rupa, itu menjadi bagian yang tak terpisahkan untuk menarik wisatawan untuk berkunjung. Yang kedua untuk menghitung lama tinggal wisatawan yang seharusnya hari ini pulang karena ada event Senam Bedincak jadi pulangnya besok jadi menambah untuk menginap di Babel,” ujarnya.

Rivai berharap Rekor MURI Senam Bedincak menjadi sayap yang terus dikembangkan agar bisa diakui secara nasional sehingga menjadi potensi baru bagi Bangka Belitung dalam menarik kunjungan maupun sebagai media promosi Bangka Belitung ke luar daerah.

Wakapolda Bangka Belitung Kombes Pol Slamet Hadi Supraptoyo mengatakan, Senam Bedincak menjadi kebanggaan masyarakat dan menjadi nuansa baru dalam warna budaya Bangka Belitung. Senam Bedincak bisa menjadi aset untuk disuguhkan dan dipamerkan kepada daerah lainnya. Untuk itu, diharapkan kepada semua masyarakat ikut bangga menggelorakan dan mempromosikan Senam Bedincak hingga ke pelosok nusantara.

Senam Bedincak juga diharapkan dapat menjadi ajang silaturahmi dan bisa mempersatukan masyarakay Bangka Belitung sehingga tidak terpecah usai Pemilu lalu. Untuk itu Slamet mengajak masyarakat agar menggelorakan Senam Bedincak dan bisa membuktikan bahwa masyarakat bisa bersatu dalam satu misi dan tujuan.

 “Untuk itu bangka Belitung wajib bangga dan wajib mempromosikan bedincak,” katanya. (Irwan/BBR)