Terus Melambung, Kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka Bertambah 39 Pasien

Irwan
Terus Melambung, Kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka Bertambah 39 Pasien
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra menyampaikan adanya penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 39 pasien.

39 pasien teraebut dengan inisial AH (39) warga Pemali, AA (20) warga Belinyu, M (42) warga Sungailiat, TW (23) warga Pemali, AI (32) warga Merawang, HP (1) warga Pemali, MA (2) warga Merawang, S (47) warga Pemali, DY (37) warga Pemali, DK (4) warga Merawang, IU (32) warga Sungailiat, DT (29) warga Merawang, SM (39) warga Merawang, DK (1) warga Merawang, FF (34) warga Merawang, AN (8) warga Merawang, ST (51) warga, K (42) warga Merawang, ZN (9) warga Sungailiat, RF (36) warga Sungailiat.

Kemudian yang selanjutnya, JM (53) warga Sungailiat, E (35) warga Sungailiat, PR (29) warga Puding Besar, RS (28) warga Sungailiat, RI (5) warga Sungailiat, HS (37) warga Belinyu, AS (15) warga Kemuja, RS (27) warga Kemuja, RW (31) warga Mendo Barat, S (53) warga Mendo Barat, BH (56) warga Mendo Barat, BF (34) warga Sungailiat, M (60) warga Sungailiat, N (37) warga Riau Silip, A (35) warga Sungailiat, MS (68) warga Sungailiat, SN(33) warga Riau Silip, R (65) warga Riau Silip dan AH warga Sungailiat.

"Hari ini pasien yang dinyatakan sembuh berjumlah 32 orang. Sedangkan data kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka sebanyak 592 orang dan yang sembuh 443 orang, jadi yang 143 orang masih menjalani isolasi dan karantina, dan 6 orang telah meninggal dunia," terangnya.

Boy Yandra mengimbau kepada masyarakat untuk dapat memahami dan mengerti dalam pelayanan saat melakukan isolasi maupun karantina.

Menurutnya untuk saat ini lokasi karantina yang ada di provinsi dalam keadaan penuh.

"Maka Pemerintah Kabupaten Bangka telah menyiapkan RS Eko Maulana Ali, RS Safri Rahman dan Mess Melati. Jadi jika seandainya lokasi karantina di provinsi ada yang kosong maka kita akan langsung pindahkan pasien yang ada disini. Tidak ada isolasi mandiri dirumah, ini sesuai dengan Pergub dan Perbup. Jangan lupa tetap selalu melaksanakan 3M dengan baik dan benar," jelasnya. (BBR)

Laporan: Ibnu

Editor: Irwan