Tiga Daerah Asal Pasien Covid-19 Terbaru Akan Dilakukan Rapid Test Massal

kasmirudin
Tiga Daerah Asal Pasien Covid-19 Terbaru Akan Dilakukan Rapid Test Massal
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat melakukan rapat koordinasi dengan Forkompinda di ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Babel, Selasa (2/6/2020). (Foto: Diko Subadya)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Gubernur Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Babel, menyampaikan adanya penambahan tiga kasus terkonfirmasi positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dari kluster kapal keruk milik BUMN, Selasa (2/6/2020).

Diketahui tiga kasus yang dinyatakan positif Covid-19 ini, merupakan hasil dari test swab massal yang dilakukan kepada 96 orang yang ada di kapal keruk tersebut.

Erzaldi mengatakan, gugus tugas akan langsung melakukan tracking terhadap keluarga dan orang-orang yang sebelumnya sempat kontak dengan tiga pasien yang berasal dari tiga daerah berbeda ini.

Diungkapkan Erzaldi, ini dilakukan, karena kabarnya tiga pasien ini sempat pulang ke daerahnya masing-masing saat lebaran.

"Untuk klaster kapal keruk, kemarin ada tiga yang dinyatakan positif Covid-19. Nah, hari ini nambah lagi tiga yang positif dan saat ini semua kru telah dikarantina di Badan Diklat Babel. Yang positif ini berasal dari Payung, Kabupaten Bangka Selatan, Belinyu dan Sempan,Kabupaten Bangka," kata Erzaldi, usai melakukan rapat koordinasi dengan Forkompinda di ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Babel, Selasa (2/6/2020).

Ia menambahkan, besok Satgas Covid-19 akan melakukan rapid test di Desa Payung, Belinyu dan Sempan secara keseluruhan. Sebab saat lebaran ketiga pasien ini dikatakan sempat pulang.

“ Satgas yang kita bentuk akan melakukan Rapid Test di daerah Sempan, Payung dan Belinyu. Karena kita tracking, pada saat lebaran yang bersangkutan sedang berada di tiga lokasi ini," Ujarnya.

" Apabila ada anggota keluarga yang reaktif, langsung dilakukan tes swab. Saya berharap kepada siapapun yang merasa pernah kontak dengan tiga pasien ini, untuk melapor ke tim gugus tugas kecamatan agar dilakukan rapid test,” tutupnya. (BBR)


Penulis : Diko Subadya

Editor   : Kasmir