Tim Gabungan Polres Bangka dan Polda Babel Ringkus Lima Residivis Pencuri Lada, Ada yang Baru Satu Bulan Keluar Penjara

Irwan
Tim Gabungan Polres Bangka dan Polda Babel Ringkus Lima Residivis Pencuri Lada, Ada yang Baru Satu Bulan Keluar Penjara
Kanit Buser Polres Bangka Ipda Eka Nurprianto Zen (tengah). Foto: Ist

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID – Lima orang tersangka pencurian sahang atau lada berhasil di ringkus Tim Gabungan Buser Polres Bangka dan Polda Bangka Belitung. Kelima tersangka  merupakan residivis kasus pencurian yang berhasil di ringkus polisi di tempat berbeda.

Penangkapan para tersangka awalnya polisi berhasil meringkus satu tersangka yakni Feri warga Sungailiat, Kabupaten Bangka yang saat itu sedang duduk di pencucian motor. Dari keterangan Feri itulah polisi melakukan pengembangan dan berhasil mengendus keberadaan dua orang tersangka lain yakni Pendi dan Kaka yang juga warga Sungailiat.

Pendi dan Kaka sempat mengetahui polisi membuntutinya lalu langsung berusaha kabur dengan mobil. Bahkan saat hendak di gerbek polisi salah satu tersangka yakni Pendi sempat melarikan diri ke arah kebun warga. Namun akhirnya berhasil di ringkus tim gabungan.

Tak sampai di situ, polisi langsung melakukan pengejaran dan langsung melakukan penangkapan dua orang tersangka lainnya yakni Sumarna dan Erwin di kediamannya masing-masing.

Tersangka Erwin yang mengetahui kedatangan polisi ke rumahnya berusaha kabur dan lari ke belakang rumah, namun berhasil di ringkus polisi. Penangkapan tersangka Erwin berlangsung dramatis, dimana tiga orang anaknya yang masih kecil tidak mengizinkan ayahnya dibawa polisi.

Kelima pelaku diduga telah melakukan pencurian sahang atau lada milik warga Jalan Maria Goreti, Sungailiat.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan dua unit kendaraan roda empat, 400 kilogram lada, telepon genggam yang di duga hasil curian, dan kendaran bermotor.

Dihadapan polisi, tersangka Pendi mengaku telah melakukan pencurian sebuah HP dan celengan yang berisikan uang sebesar Rp 3 juta lebih di kawasan Sungailiat. Hasil dari pencurian yang mereka dapat di gunakan untuk berfoya-foya dan berjudi.

Kanit Buser Polres Bangka Ipda Eka Nurprianto Zen mengatakan, sebelumnya para tersangka ini merupakan residivis, ada yang masuk 2011, 2015, bahkan ada juga yang baru satu bulan keluar.

“Mereka ini mencuri sahang atau lada sekitar 14 karung dengan total kerugian sekitar Rp 25 juta,” ujar Ipda Eka.

Kini tersangka mendekam di sel tahanan Mapolres Bangka untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kelima tersangka pun dijerat dengan Pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan dan terancam hukuman lima sampai tujuh tahun penjara. (BBR)