Tindaklanjuti MoU, Gubernur Erzaldi Rosman Kunjungi BIB Singosari Malang

kasmirudin
Tindaklanjuti MoU, Gubernur Erzaldi Rosman Kunjungi BIB Singosari Malang
Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman saat berkunjung ke Balai Inseminasi Buatan (BIB), Singosari, Malang, Rabu (5/2/2020). (Foto: Leo)

MALANG,BABELREVIEW.CO.ID -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung didampingi kepala Dinas Pertanian dan kepala UPTD Balai Benih Pertanian disambut hangat kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dan kepala Balai Inseminasi Buatan (BIB), saat tiba di BIB Singosari, Rabu (5/2/2020).

Tujuan kedatangan Gubernur Erzaldi Rosman adalah audiensi dan kunjungan kerja di BIB Singosari sekaligus menindaklanjuti perjanjian kerja sama usai MoU yang telah disepakati beberapa waktu lalu.

Gubernur Erzaldi Rosman bersama rombongan dalam kesempatan ini diajak berkeliling melihat aktivitas di BIB Singosari. BIB Singosari terletak di lereng Gunung Arjuna, 20 km dari Kota Malang dengan ketinggian 800 dbpl dan luasan lahan sebesar 47 hektare.

Bahkan dalam pemgembangannya, BIB Singosari ini juga sedang disiapkan museum Inseminasi Buatan (IB).

Selain berkeliling, Gubernur Erzaldi Rosman beserta rombongan juga diajak melihat 12 jenis sapi yang ada, melihat proses pengambilan sperma sapi, hingga pemgemasan benih sapi didalam straw.

BIB Singosari adalah balai produksi simen terbesar di Indonesia. Setidaknya lebih dari 3,5 juta dosis per tahun diproduksi di BIB Singosari ini, diditribusikan ke 36 provinsi di Indonesia dan diekspor ke 7 negara tetangga.

“Memenuhi permintaan ekspor, BIB sama sekali tidak mengganggu persiapan untuk kebutuhan Nasional,” jelas Kepala BIB Singosari, drh. Eniek Herwijanti, MB.

Sejak menjadi BLUD di tahun 2010 BIB Singosari lebih kreatif dalam mengembangkan dan meningkatkan layanan. Hingga tahun ini telah memiliki 15 layanan di antaranya penjualan simen beku, bimbingan teknis, pelayanan masyarakat, jasa konsultasi, pengujian mutu simen, penyewaan aset balai, tenaga instruktur dan juri kontes, pelayanan penelitian, pelayanan purna jual, layanan penjualan pakan, penjualan benih/bibit pakan ternak, layanan penjualan pupuk, layanan teknis lapangan, lokasi untuk fotografi/ video komersil, Tempat uji kompetensi (TUK).

Pada kesempatan itu, Gubernur Erzaldi Rosman mengungkapkan rasa senangnya, sebab disambut dan diterima dengan sangat baik di BIB Singosari. Menurutnya balai sebesar BIB Singosari ini, merupakan kebanggaan Indonesia.

“Kami ingin belajar banyak pada BIB ini dan ingin bekerja sama dengan BIB, sehubungan beberapa program-program peternakan yang menjadi target peternakan kami,” ungkap Erzaldi.

“Merupakan kebanggaan bagi saya bisa berkunjung kesini, dapat melihat proses simenasi buatan, bagaimana pengumpulan sperma dan sebagaimananya,” tambah gubernur saat diwawancarai.

Gubernur Erzaldi Rosman berharap, atas kerja sama dengan balai sebesar ini semoga memberikan banyak manfaat bagi masyarakat peternak. Sebab dirinya ingin membangkitkan kembali UPTD perkebunan dan peternakan yang ada di Babel yang luas lahannya mencapai 200 hektar, terdapat pembibitan sawit, lada, sapi dan ayam merawang.

Babel telah mulai fokus dengan pengembangbiakan sapi, karena tantangan program swasembada daging sapi di Babel. Hal ini mengingat fluktuatifnya harga sapi di Babel, biasanya harga semakin tinggi jika gelombang laut tinggi dengan resiko mengalami kematian.

Selain itu, kekurangan tenaga ahli dalam pengembangbiakan sapi, dirasa sangat perlu pembentukan kerja sama dengan BIB ini.

“Setelah MoU, jangan terlalu lama kita tindaklanjuti poin-poin kerja sama yang lebih detail,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan Kepala Dinas Pertanian Babel, Juaidi, bahwa Babel ke depan akan mengembangkan sapi secara besar-besaran untuk memenuhi kebutuhan sapi.

“Pak gubernur ingin agar Babel menjadi lumbung pangan ternak,” jelasnya.

Kerja sama yang akan ditindaklanjuti segera dengan BIB ini di antaranya terkait penyediaan benih, bimbingan teknis, pembinaan pakar termasuk mendapatkan induk atau pejantan untuk mempercepat ternak sapi di Babel. (BBR)


Penulis  : Nona dp

Editor    : Kasmir

Sumber : Pemprov Babel