Tingkatkan Ekonomi Kemasyarakatan, KPHP Unit III Bubus Panca Tanam 1.300 Pohon Mente Di Lahan Eks Tambang

Ibnuwasisto
Tingkatkan Ekonomi Kemasyarakatan, KPHP Unit III Bubus Panca Tanam 1.300 Pohon Mente Di Lahan Eks Tambang
Kepala KPHP Unit III Bubus Panca, Ruswanda bersama dengan Kepala Inhutani V Bangka, Hendri, Lurah Air Asam, Agusrafina dan Kelompok Tani Kapucung saat melakukan penanaman pohon mente di lahan eks tambang, Belinyu (18/6/2020). (Foto.Ist)

BELINYU, BABELREVIEW.CO.ID - Kerusakan hutan akibat adanya aktivitas penambangan pasir timah selain terjadi di lingkungan tambang juga terjadi disekitar area pertambangan. Selain menimbulkan sedimentasi atau erosi, aktivitas penambangan dapat menimbulkan hilangnya habitat dan keragaman hayati.

Melihat kejadian seperti itu dan ingin menghijaukan kembali hutan, Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Unit III Bubus Panca Dinas Kehutanan Provinsi Bangka Belitung bersama dengan Kelurahan Air Asam dan Kelompok Tani Kapucung melakukan penanaman di lahan eks tambang di Kelurahan Air Asam, Kecamatan Belinyu, Kamis (18/6/2020).

Kepala KPHP Bubus Panca, Ruswanda mengatakan pada kesempatan ini pihaknya berkesempatan untuk melakukan penanaman sebanyak 1.300 pohon mente. Kemudian ia menegaskan khusus untuk di Kabupaten Bangka, program penanaman bibit pohon mente ini akan terus dilakukan hingga sebanyak 12.000 pohon.

"Insyaallah komidi buah mente ini dapat menjadi bidang usaha ekonomi bagi masyarakat. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu arahan dari Gubernur Kepulauan Bangka Belitung untuk bersama-sama meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan lahan eks tambang dengan cara berkebun pohon mente," ujarnya.

Ia mengharapkan kepada kelompok tani dan masyarakat untuk saling menjaga dan terus melakukan penanaman. Menurutnya, di lahan eks tambang harus dihijaukan kembali.

Kemudian Lurah Air Asam, Agusrafina sangat menyambut baik kegiatan penanaman pohon yang dilakukan oleh KPH Bubus Panca yang bekerjasama dengan kelompok tani Kapucung.

"Mudah-mudahan hal ini dapat bermanfaat khususnya bagi masyarakat yang berada di Kelurahan Air Asam. Dan kedepannya agar lahan-lahan eks tambang lainnya dapat juga dimanfaatkan oleh masyarakat lainnya," tuturnya.

Sementara itu Kepala Inhutani V Bangka, Hendri menyebutkan bahwa pihaknya sangat berkomitmen untuk menjaga hutan bersama dengan masyarakat.

"Semua ini kita lakukan bersama masyarakat dalam upaya menjaga kawasan yang ada agar tetap bisa dipelihara dan masyarakat dapat menanam untuk mencari pendapatan, jadi kita sama-sama membuat kemitraan dengan menjaga hutan," pungkasnya.


Penulis : Ibnu

Editor :

Sumber : Babel Review