Tingkatkan Kemampuan UMKM, PT Timah Gelar Webinar Bertajuk Membangun Mindset UMKM di Era New Normal

kasmirudin
Tingkatkan Kemampuan UMKM, PT Timah Gelar Webinar Bertajuk Membangun Mindset UMKM di Era New Normal
Webinar membangun mindset baru UMKM era new normal yang diselenggarakan PT Timah Tbk untuk mendorong kebangkitan UMKM di era new normal yang dilaksanakan secara virtual, Selasa (7/7/2020). (Foto: Istimewa)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Ratusan peserta mengikuti webinar membangun mindset baru UMKM era new normal dengan tema “Adaptasi dan Akserelasi Terhadap Teknologi Informasi” yang diselenggarakan PT Timah Tbk untuk mendorong kebangkitan UMKM di era new normal yang dilaksanakan secara virtual, Selasa (7/7/2020).

Webinar diikuti berbagai kalangan, seperti pelaku UMKM, mahasiswa, dan pelajar. Kegiatan yang ini menghadirkan berbagai narasumber seperti, Direktur Keuangan PT Timah Tbk, Wibisono, Direktur Informasi, Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Komunikasi dan Informatika, Septriana Tangkary, Dekan Fakultas Ekonomi Bangka Belitung, Reniati, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Babel, Elviyena, Chief Business Development of Kamadeva, Ajian Kamadeva, dan CEO Nano Center Indonesia, Suryandaru.

Direktur Keuangan PT Timah Tbk, Wibisono mengatakan, UMKM harus pandai menangkap peluang dan harus tanggap dengan perubahan perilaku konsumen ditengah pandemi Covid-19 ini. Ia mengatakan, PT Timah berkomitmen untuk mendukung pemberdayaan dan pengembangan UMKM di wilayah operasional perusahaan.

“Selama pandemi ini pertumbuhan ekonomi kita mengalami kontraksi baik secara lokal maupun nasional, dan UMKM ini menjadi salah satu penggerak ekonomi kerakyatan. Makanya kita harus mendorong UMKM untuk terus berkembang meskipun di tengah pandemi ini dengan melakukan beberapa inovasi dan memanfaatkan digitalisasi,” katanya.

Ia berharap, dalam webinar ini dapat memberikan gambaran road map adaptasi UMKM di era digital ini. Lebih lanjut, ia menyampaikan pandemi Covid-19 ini membuat perilaku dan gaya hidup masyarakat berubah. Oleh karena itu, UMKM harus jeli dalam berinovasi dan mengembangkan produknya agar dapat diterima konsumen.

“Ada perubahan perilaku konsumsi dan life style masyarakat, dalam teori Abraham Maslow tentang hirarki kebutuhan, aktualisasi itu bukan lagi jadi yang utama disaat pandemi ini, tapi orang lebih mengedepankan safety, kesehatan dan kenyamanan.  UMKM harus bisa memanfaatkan ini, misalnya dengan mendeclare bahwa produk itu dihasilkan dengan menerapkan protokol kesehatan sehingga memberikan rasa aman bagi konsumen,” jelasnya.

Senada, Direktur Informasi, Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Komunkasi dan Informatika, Septriana Tangkary, mengatakan UMKM sudah harus memanfaatkan teknologi, informasi dan komunikasi dalam menjalankan usahanya termasuk memanfaatkan e-commerce.

“UMKM sudah harus melek teknologi, ada banyak tools yang bisa dimanfaatkan. Ini penting agar usaha mereka tetap berjalan. Inovasi produk tentu penting, tapi penting juga UMKM bisa memanfaatkan digitalisasi ini untuk meningkatkan dan menambah pasar baru bagi produknya,” katanya.

Ia juga mengapresiasi langkah PT Timah yang telah melaksanakan webinar ini untuk meningkatkan motovasi para UMKM agar terus berkembang.

Dalam kesempatan yang sama, narasumber lainnya juga menyampaikan tips dan trik bagi UMKM untuk memanfaatkan teknologi, startegi menjalankan bisnis di era new normal, tips mengembangkan startup, dan upaya untuk mendapatkan akses permodalan dan pelatihan. Disampaikan pula tentang regulasi yang mendukung UMKM ditengah pandemi ini.( BBR)


Penulis : Diko Subadya/Ril

Editor   : Kasmir