Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Disdik Bateng Kolaborasi dengan Universitas PGRI Palembang

Irwan
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Disdik Bateng Kolaborasi dengan Universitas PGRI Palembang

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID - Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah (Disdik Bateng) terus berupaya meningkatkan kualitas pelajar, tenaga pendidik, dan guru di jajarannya.

Terbaru, Disdik Bateng menggandeng Universitas PGRI Palembang. Penandatangan perjanjian kerja sama dari kedua belah pihak, yaitu Kepala Disdik Bateng, Iskandar dan Rektor Universitas PGRI Palembang, Bukman Lian, berlangsung di Kantor LPMP Pangkalpinang, Sabtu pagi (10/7/2021).

"Program kerja sama yang pada hari ini kita sepakati merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah untuk dapat menyiapkan beasiswa bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Bangka Tengah dalam rangka  meningkatkan kualifikasi pendidikannya," kata Kepala Disdik Bateng, Iskandar dalam sambutannya.

Program kemitraan yang disepakati telah melahirkan 2 (dua) program, yaitu: 1) program peningkatan kualifikasi  pendidikan strata-1 (S1) bagi SMA/SMK/MA yang melanjutkn pendidikan lebih tinggi; dan 2)  program peningkatan kualifikasi pendidikan strata-2 (S2) bagi pegawai, guru, dan tenaga kependidikan di lingkungan Dindik Bateng melalui pola izin belajar.

"Kami berharap nantinya program kemitraan yang telah dijalin ini dapat memberikan kemudahan akses dan keringanan biaya melalui beasiswa kemitraan bagi anak-anak kita yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, tentunya dengan informasi yang bapak/ibu dapatkan akan dapat menjadi energi baru bagi kami untuk menggerakan seluruh anak-anak kita yang akan lulus SMA, SMK, dan MA untuk terus bersemangat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," harap Iskandar.

Sementara, program S2 bagi pegawai, guru, dan tenaga pendidik disambut dengan antusias. Hal ini terbukti dengan hasil survei peminatan terhadap program ini yang menunjukkan tingginya tingkat partisipasi dalam meningkatkan kualifikasi pendidikan.

Karena salah satu target besar Disdik Bateng, selain penuntasan guru minimal berkualifikasi S1, juga mendorong program peningkatan kualifikasi pegawai, guru, dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan ke S2.

"Harapan kami bapak/ibu semakin yakin untuk mengikuti program pascasarjana di Universitas PGRI Palembang, setelah nantinya akan mendapatkan sosialisasi langsung dari tim Univeritas PGR Palembang terkait pola pembiayaan dan perkuliahan serta sosilisasi terkait pemberian izin belajar dan proyeksi karir bagi bapak/ibu PNS yang akan memanfaatkan program ini dalam rangka peningkatan kualifikasi pendidikan," terang Iskandar.

Kerja sama yang dibangun antara Dindik Bateng dengan Universits PGRI Palembang memberi kemudahan akses pendidikan dan keringanan biaya pendidikan yang didapatkan calon mahasiswa S1 dan S2.

Melalui perjanjian kerja sama telah tertuang komitmen dari Universitas PGRI Palembang berupa bantuan bebas uang pendaftaran, bantuan pendidikan atau beasiswa berupa potongan uang kuliah sebesar 25% (dua puluh lima persen) dari jumlah uang kuliah yang harus dibayar.

Dan pemerintah kabupaten bangka tengah akan berupaya mengakolasi bantuan pendidikan dalam rangka mendukung program ini baik berupa biaya penelitiaan atau biaya lainya.

Sementara itu, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman yang ikut hadir, mengaku antusias dengan kolaborasi program peningkakatan mutu pendidikan yang dijalin dengan kolega dari Universitas PGRI Palembang.

Hal ini sejalan dengan visi dan misi Pemkab Bateng periode 2021-2026 untuk meningkatkan SDM yang unggul dan berkualitas berlandaskan iman dan taqwa. Salah satu dari banyak program peningkatan kualitas dan kuantitas SDM di Bateng adalah penyediaan 10.000 beasiswa.

"Penyediaan 10.000 beasiswa tersebut bertujuan mendekatkan akses pendidikan kepada masyarakat sehingga semakin tinggi nantinya tingkatan pendidikan masyarakat di Kabupaten Bangka Tengah. Kami berupaya terus menetapkan program-program dalam rangka memberikan keriganan biaya pendidikan bagi siswa jenjang PAUD, SD, SMP, SMA/SMK/MA, mahasiswa perguruan tinggi serta pegawai pemerintah yang ingin meningkatkan kualifikasi pendidikannya," ujar Bupati dalam sambutannya.

Algafry menegaskan, pihaknya semakin optimis untuk dapat mewujudkan program 10.000 beasiswa bagi masyarakat Bateng. Dia pun mengucapkan terima kasih kepada segenap pihak yang telah bersedia hadir dan mendukung program ini.

"Program ini merupakan wujud kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam menyediakan akses layanan informasi dan biaya pendidikan bagi anak-anak kita yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi. Dalam satu keping mata uang, pada sisi satunya secara kewenangan melekat pada Pemerintahan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sedangkan pada sisi lainya anak-anak kita tersebut merupakan masyarakat Kabupaten Bangka Tengah, sehingga keping uang tersebut perlu berdiri tegak lurus sehingga semua progran kolaborasi kita tersebut dapat bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat melalui penyediaan kualitas dan kuantitas pendidikan," ujar Algafry.

Sebagai bentuk dukungan atas program ini, Algafry menegaskan, pihaknya akan menyiapkan biaya penelitian akhir dengan harapan nantinya penelitian tersebut dapat memberikan inovasi dalam pelayanan pendidikan, serta akan memfasilitasi penetapan surat izin belajar, sehingga nantinya pendidikan pascasarjana (S2) yang diperoleh pegawai, guru, dan tenaga pendidik dapat diperhitungkan dalam penjejangan karir.

Dia pun mengapresiasi guru honorer/yayasan yang dengan segala keterbatasan tetap bersemangat mengikuti program ini.

"Tentunya ini akan menjadi perhatian khusus kami. Semangat bapak/ibu calon mahasiswa program pascasarjana (s2) Universitas PGRI Palembang, Bangka Tengah menunggu karya dan inovasimua," tegas Algafry.

"Saya ucapkan banyak terima kasih kepada pihak Universitas PGRI Palembang yang telah berkenan membantu kami. Saya harap kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan saling terbinanya komunikasi yang baik. Marilah bersama kita berkolaborasi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualifikasi pendidikan karena pendidikan menjadi pintu masuk bagi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (*)