Tingkatkan PAD, Kejari Bersama Pemkot Pangkalpinang Luncurkan Aplikasi Pendekar

Irwan
Tingkatkan PAD, Kejari Bersama Pemkot Pangkalpinang Luncurkan Aplikasi Pendekar

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Kejaksaan Negeri Pangkalpinang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Pangkalpinang meluncurkan aplikasi Pejuang Pendapatan Asli Daerah (PENDEKAR), Senin, (31/5/2021) di Ruang Pertemuan (OR) Kantor Wali Kota Pangkalpinang.

Aplikasi PENDEKAR ini merupakan ide Kepala Kejaksaan Kota Pangkalpinang, Jefferdian yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan daerah  guna pemulihan ekonomi nasional.

"Kerjasama tersebut dilaksanakan atas turunan dari MOU antara Kejari Pangkalpinang dan Pemkot Pangkalpinang tentang Kerjasama Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara yang dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2021", ujar Kajari.

Kajari mengatakan, aplikasi PENDEKAR ini dicetus karena belum optimal PAD di sektor pajak. Kondisi ekonomi menurun akibat dampak Covid-19 dan belum optimalnya tugas dan fungsi bidang perdata dan tata usaha negara.

" PENDEKAR dibentuk agar dapat menjadi daya dorong efektif untuk penyelesaian pajak daerah secara modern dan humanis, sehingga dapat dikenal oleh masyarakat sebagai inovasi yang memberi edukasi bagi wajib pajak untuk lebih peduli dengan perekonomian perekonomian Kota Pangkalpinang,"kata Jefferdian.

Dirinya optimis,  inovasi ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi Pemerintah Kota Pangkalpinang, dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dan kesadaran hukum wajib pajak, untuk membayar pajak tepat waktu sehingga perekonomian daerah Kota Pangkalpinang meningkat.

"Diharapkan PENDEKAR menjadi sarana Badan Keuangan Daerah Kota Pangkalpinang untuk menyelesaikan permasalahan pajak daerah," ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil mengatakan, kerjasama ini salah satu bentuk kolaborasi dalam mencari solusi agar PAD Kota Pangkalpinang meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.

"Semoga ini bisa meningkatkan PAD Kota Pangkalpinang tercapai dengan inovasi yang dilakukan dan target PAD kita tercapai," ujarnya. (BBR/ADV)

Laporan: Gusti

Editor: Irwan