TNI Temukan Ladang Ganja di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini

Irwan
TNI Temukan Ladang Ganja di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini
Ganja. Foto: Ist

KEEROM, BABELREVIEW.CO.ID -- Kebun ganja seluas sekitar lima hektare ditemukan di Kampung Paitenda-Banda, Distrik Waris, Keerom.

Ladang ganja tak bertuan tersebut ditemukan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC. Daerah Keerom ini dikenal strategis menjadi jalur ilegal masyarakat Indonesia dan Papua Nugini.

Menurut Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC Letkol Inf Dwi Widodo, laporan dari masyarakat menyebut lokasi perkebunan ganja tersebut berjarak 4 kilometer 4 dari Pos Waris.

Pihaknya bersama 10 anggota langsung melakukan pengintaian dari pukul 04.30- 09.15 WIT, guna mencari tahu pemilik kebun ganja itu namun tak nampak seorangpun.

“Di ladang ganja ini ditemukan ratusan pohon ganja siap panen dengan tinggi rata-rata tiga meter. Dari sekian banyak hanya 50 pohon yang berhasil diamankan, sisanya sudah berhasil dipanen oleh pemiliknya,” kata Dwi, Rabu (13/7/2022).

Dia menjelaskan, tak hanya ganja yang ditanam di lokasi tersebut, ada pohon pisang dan sejumlah tanaman liar dengan tujuan agar lahan 5 hektar itu tidak menarik perhatian orang.

“Jadi penanaman ganja tersebut dilakukan dengan pola berjarak antara satu pohon dengan yang lainnya dan terlindungi oleh pohon pisang dan sebagainya sehingga jika tidak jeli maka tidak akan ketahuan,” katanya.

Barang bukti berupa ganja basah tersebut saat ini masih di Pos Waris dan rencana akan dibawa ke Pos Komando Utama di Kalipay untuk selanjutnya diserahkan ke Polres Keerom.

Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O. Sembiring saat dihubungi menyampaikan apresiasi kepada personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC beserta yang terus berupaya memerangi narkoba di Tanah Papua.

“Perkuat Binter dan Komsos di wilayah penugasan serta mengajak masyarakat agar semakin peduli terhadap larangan memiliki, menanam, dan mengedarkan ganja. Ajak masyarakat yang menanam ganja beralih menanam tanaman produktif lainnya disertai dengan pendampingan secara terus menerus,” pungkasnya. (*)

 

Sumber: SINDOnews.com