TPID Bangka Pantau Harga Jelang Ramadhan

Admin
TPID Bangka Pantau Harga Jelang Ramadhan
Foto : Irwan

Menjelang bulan puasa dalam hitungan hari, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bangka sudah melakukan rapat koordinasi, Senin (23/4) di Kantor Bupati Bangka. Rakor ini sebagai upaya pengendalian kebutuhan pokok yang mengalami tren kenaikan jelang bulan puasa yang dapat menimbulkan gejolak di masyarakat.

Sekda Bangka Akhmad Mukhsin mengatakan, dinas terkait diharapkan untuk bekerjasama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang tergabung di dalam TPID kabupaten Bangka guna melakukan monitoring dan pemantauan harga serta ketersedian kebutuhan pokok di lapangan hingga ke tingkat kecamatan, sebagai upaya menekan terjadinya gejolak kenaikan harga di pasaran.

“Harga barang kebutuhan pokok ini akan kita lakukan monitoring termasuk juga gas LPG pada saat menjelang memasuki bulan puasa dan Idul Fitri 1439 H,” katanya. Dikatakan Mukhsin, ada perubahan aturan terhadap susunan organisasi TPID di tingkat pusat maupun di tingkat daerah.

Sebelumnya ditingkat daerah Ketua TPID dijabat oleh Sekda, sedangkan saat ini berdasarkan aturan yang baru jabatan Ketua TPID ditempati bupati dan sekda sebagai ketua harian. “TPID jelang bulan puasa ini harus intens melakukan pengumpulan data dan informasi perkembangan harga barang kebutuhan pokok dan penting, barang serta jasa, menyusun kebijakan sebagai upaya pengendalian inflasi di daerah,” katanya. Mulai Merangkak Naik Harga bahan pokok menjelang bulan puasa di Pasar Baturusa dan Petaling mulai merangkak naik, khususnya pada komoditi telur dan daging ayam.

Kenaikan harga itu ditemukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah ( TPID ) Kabupaten Bangka yang melakukan pemantauan harga di Pasar Baturusa, Kecamatan Merawang dan Pasar Petaling, Kecamatan Mendo Barat. TPID Kabupaten Bangka yang merupakan gabungan dari OPD terkait yang dikoordinir Bagian Perekonomian Setda Bangka, memulai pemantauan di Pasar Baturusa, yakni harga telur ayam per butir Rp 1.600 per butir, sedangkan daging ayam Rp 38.000 per kg serta daging Sapi Rp 120.000 per kg.

Untuk beras jenis RM 15 kg per karung Rp 176 ribu, RM 10 kg Rp 126 ribu, RM 5 kg Rp 61 ribu, beras 118 ukuran 10 kg Rp 126 ribu dan Sendok Emas 10 kg Rp 100 ribu. Komoditi lainnya di Pasar Baturusa harga cukup stabil, seperti minyak fortune R 11.500/liter, begitu juga dengan komoditi kacang-kacangan. Kasubag Perekonomian Setda Bangka Nurleli menjelaskan, bila dibandingkan dengan harga barang kebutuhan pokok di Pasar Petaling harga lebih tinggi dari Pasar Baturusa, diantaranya untuk komoditi telur per butir Rp2 ribu. Sedangkankan untuk beras juga harga lebih tinggi yakni RM 15 kg per karung Rp 190 ribu, RM 10 kg Rp 130 ribu, dan RM 5 kg Rp 65 ribu.

Sedangkan untuk komoditi daging sapi tidak mengalami perbedaan antara Pasar Baturusa dan Petaling yakni Rp 120 ribu/kg, namun harga daging ayam di Petaling cukup tinggi yakni mencapai Rp 40 ribu per kg. Sementara itu harga ikan di Baturusan dan Petaling masih cukup stabil, termasuk juga harga sayur - sayuran.

Hal serupa juga pada berbagai jenis ikan asin dan komoditi lainnya seperti gula pasir, terigu dan lain - lain. TPID Kabupaten Bangka akan terus melakukan pemantauan harga barang kebutuhan pokok menjelang Puasa, untuk selanjutkan akan dilaporkan kepada Bupati Bangka. Selain melakukan pemantauan harga barang kebutuhan pokok menjelang puasa, pemantauan juga akan dilakukan pada saat menjelang lebaran.

 Melalui pemantauan harga barang kebutuhan pokok dapat terpantau selain dapat mengawasi para pedagang dalam penetapkan harga, serta memantau ketersediaan barang kebutuhan pokok menjelang puasa dan Idu Fitri.

 Dijelaskannya, selama melakukan pemantauan anggota TPID kabupaten Bangka dapat diterima para pedagang dengan baik serta secara terbuka menyampaikan kondisi harga barang kepada TPID. “Keterbukaan para pedagang ini kepada TPID dalam memberikan informasi harga barang kebutuhan pokok sangat membantu tim, kami menyampaikan terima kasih kepada para pedagang atas informasi harga yang diberikan,” ujarnya. (BBR)


Penulis :Irwan
Editor   :Sanjay
Sumber :Babelreview