Tumbuh di Indonesia, Ini Fakta Narkoba Paling Mengerikan di Dunia!

kasmirudin
Tumbuh di Indonesia, Ini Fakta Narkoba Paling Mengerikan di Dunia!
Kecubung. (ist)

BABELREVIEW.CO.ID -- Apabila selama ini kita berpikir kalau kokain atau ganja adalah narkoba paling mengerikan di dunia, kita salah! Karena narkoaba paling mengerikan di dunia adalah skopolamin atau yang disebut dengan the devil breath.

Skopolamin terbuat dari tanaman Borrachero yang di Indonesia disebut dengan kecubung.

Di Indonesia sendiri kecubung dapat tumbuh di mana saja hingga banyak istilah muncul dari beberapa daerah berbeda. Kecubung bisanya disebut dengan kacubung, kacobhung, hingga cobung.

Lalu apa sebenarnya narkoba paling mengerikan di dunia yang konon dari kecubung itu?

Berikut fakta narkoba paling mengerikan di dunia yang wajib kita ketahui:

Tidak berbau sama sekali

Skopolamin merupakan salah satu obat yang tidak berasa dan tidak berbau.

Skopolamin sendiri biasanya digunakan untuk mengobati mabuk perjalanan, mual, hingga muntah pasca operasi.

Enggak jarang skopolamin ini digumakan untuk mengurangi saliva sebelum operasi.

Sayangnya, masih saja ada oknum tidak bertanggungjawab yang memberikan skopolamin tanpa dosis hingga membuat obat ini jadi obat terlarang.

Dilansir dari suar.id, pengedar Narkoba di Bogota, Kolombia menyebutkan kalau meniupkan skopolamin atau dengan kata lain menggunakan dengan tidak tepat ke orang bisa menyebabkan mereka linglung dan tidak berdaya.

Pengaruh obat yang sangat kuat bahkan memungkinkan kita untuk memberikan perintah kepada mereka yang dipengaruhi skopolamin.

Dapat menyebabkan kematian

Penggunaan skopolamin tanpa resep saja sudah berbahaya ya, girls apalagi kalau digunakan dalam dosis tinggi skopolamin ini dapat menyebabkan kematian!

Satu gram skopolamin sama dengan satu gram kokain.

Enggak heran penggunaan yang terus menerus bisa menyebabkan kehilangan ingatan.

Faktanya di tahun 2016, terdapat 1.200 kejahatan yang pelakunya dalam pengaruh skopolamin.

Tumbuhan liar

Jadi salah satu tumbuhan liar yang di mana saja, termasuk di Indonesia membuat kecubung ini mendapat perhatian lebih.

Banyak Ibu di Kolombia melarang anaknya bermain di bawah pohon ini. Meskipun begitu tumbuhan ini tetap saja jadi tumbuhan yang cantik karena bunganya. (BBR)


Penulis : BBR         

Editor   : Kasmir
Sumber : Babelreview