Uang Kuno Berbahasa China dan Arab Ini Jadi Ikon Tugu Titik Nol Pulau Bangka

Ahada
Uang Kuno Berbahasa China dan Arab Ini Jadi Ikon Tugu Titik Nol Pulau Bangka
Tugu Titik Nol Kilometer Pulau Bangka, akan menggunakan logo mata uang kuno  ini, dimana sisi mata uang bertuliskan bahasa Cina Bing Lang Gong Si (Pin Long Kung Se) yang artinya berkembang dan maju secara nyata, kemudian tulisan bahasa arab Haza Falus Pangkalpinang yang artinya Ini Uang (Kongsi) Pangkalpinang. (Ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang terus bergerak mempercantik kota.

Bahkan di akhir tahun 2020 ini, Pemkot Pangkalpinang semakin gencar menata wajah Kota Pangkalpinang.

Mulai dari penataan taman ikonik, trotoar, hingga objek wisata baru.

Sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kota Pangkalpinang harus memiliki wajah dan tampil beda dari daerah lain.

Kota dengan slogan “Beribu Senyuman” ini juga menjadi etalase Bangka Belitung, dalam menata Kota Pangkalpinang harus memiliki ruang terbuka untuk mewujudkan semboyan Senyum (Sejahterah, Nyaman, Unggul, dan Makmur) masyarakat.

Tak lama lagi, Kota Pangkalpinang yang dikenal dengan kota perdagangan, jasa dan parawisata ini akan membuat tugu ikonik baru, yang menandakan ciri khas daerah tersebut.

Ikon baru tersebut nantinya dapat dijumpai di Jalan Merdeka, tepatnya di samping Rumah Dinas Walikota Pangkalpinang.

Tugu tersebut bernama Titik Nol Kilometer Pulau Bangka, yang berbentuk mata uang kuno  dalam sisi mata uang bertuliskan bahasa Cina Bing Lang Gong Si (Pin Long Kung Se) yang artinya berkembang dan maju secara nyata, kemudian tulisan bahasa arab Haza Falus Pangkalpinang yang artinya Ini Uang (Kongsi) Pangkalpinang.

Sekretaris Bappeda dan Litbang Kota Pangkalpinang, M Belly Jawari MSi, menyebutkan, secara sejarah Titik Nol Kilometer Pulau Bangka berada di Kota Pangkalpinang, tepatnya diantara Rumah Residen Walikota dan GPIB Maranatha.

“ Di depan GPIB Maranatha ada patok BM Nol Kilometer mengingat dibangun di kawasan tersebut tidak memungkinkan jadi kita bangun di samping Rumah Dinas Walikota Pangkalpinang, dengan konsep tugu menggunakan mata uang zaman dahulu,” kata Belly.

Ia juga menyebutkan, mata uang koin untuk mengganti angka Nol, untuk menambah keunikan dan ciri khas tugu tersebut.

“Nol nya kita ganti dengan Uang Koin Pangkalpinang jaman dahulu. Namun pada bagian bawahnya tetap kita bikin tulisan Nol Kilometer Pulau Bangka sebagai identitas dari taman itu,” ucapnya.

Selain tugu, kata Belly, di kawasan itu ada spot taman kecil dihiasi dengan lampu. Dengan APBD yang terbatas, Pemkot Pangkalpinang akan membangun ikon Kota Pangkalpinang secara bertahap.

Secara parawisata, Kota Pangkalpinang dengan taglinenya yaitu Kota Beribu Senyuman, harapan kita masyarakat dapat bahagia apabila ada ruang publik atau terbuka walaupun kecil, namun enak dipandang mata.

“Tugu Titik Nol Kilometer Pulau Bangka ini akan selesai pada bulan Desember tahun 2020 ini. Untuk mempercantik wajah kota setiap tahun akan pemkot akan membangun ikon baru berdasarkan arahan dari Bapak Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil,” ucap Belly.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Tabloid Babel Review edisi 125. (BBR)
Laporan: gusti randa