Ubah Sampah Jadi Listrik, PLN Babel Berhasil Uji Coba PLTSa di Pulau Tinggi

Irwan
Ubah Sampah Jadi Listrik, PLN Babel Berhasil Uji Coba PLTSa di Pulau Tinggi
General Manager PLN Babel, Abdul Mukhlis Saat melakukan pengecekan mesin PLTSa di Pulau Tinggi

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Peluh Misdi bersama dengan kelompok swadaya masyarakat (KSM) Sekar Rukun, Bangka Selatan seolah terbayar setelah PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (PLN Babel) berhasil melakukan uji coba pengoperasian pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di Pulau Tinggi, Bangka Selatan.

Atas keberhasilan operasi itu, PLN Babel bersama masyarakat berhasil mengubah sampah menjadi listrik.

“Puji Syukur saat ini kita bisa membawa pelet sampah untuk kita uji coba di pulau tinggi yang sejuk, green dan hijau ini. Bijih sampah yang sumbernya dari masyarakat diolah menjadi energi listrik. Ini adalah sumber yang terbarukan,” jelas General Manager PLN Babel Abdul Mukhlis.

Selama ini, sampah seolah menjadi persoalan yang tak ada habisnya.

Camat Toboali Sumindar mengatakan bahwa sampah tidak pernah tertata dengan baik.

“Semenjak pintu masuk pasar sampai pintu akhir pasar, sampah itu tidak pernah tertata dengan baik. Ternyata semuanya dibuang ke laut. Kalau sampah ini setiap hari dibuang ke laut, maka saya yakin laut kita, masyarakat kita akan kotor sekali,” terang Sumindar.

Bersama dengan KSM Sekar Rukun, Sumindar menggerakan masyarakat untuk mengumpulkan sampah kemudian mengolahnya menjadi pelet.

“Di sini sampah kami kumpulkan dari pasar dan rumah tangga. Ada proses pemilahan untuk selanjutnya diolah menjadi pelet sampah, yang mana hasil pelet tersebut diambil oleh PLN untuk dijadikan bahan bakar pembangkit,” jelas Misdi.

Sementara itu, Abdul Mukhlis menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan mesin yang dapat mengolah bijih sampah menjadi gas sintetik. Selanjutnya masuk ke dalam mesin PLTG gas sehingga bisa mengeluarkan energi listrik.

  • Halaman
  • 1
  • 2