Update 29 Juli, Kasus Covid-19 di Bangka Bertambah 1, Total 61 Orang

Ahada
Update 29 Juli, Kasus Covid-19 di Bangka Bertambah 1, Total 61 Orang
Ilustrasi. (Ist)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Pencegahan GTPP Covid-19 Pemerintah Kabupaten, Boy Yandra SKM MPH menyebutkan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka kembali bertambah.

Pada Rabu 29 Juli 2020, satu lagi tambahan pasien dengan nomor register 1103 inisial MYZ (20).

Artinya sampai hari ini, kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka sudah mencapai 61 orang. MYZ merupakan warga Parit Padang Kecamatan Sungailiat.

Sementara ini, upaya yang dilakukan oleh dinas BPBD, Dinas Kesehatan dan Puskemas Kenanga langsung melakukan tracking di rumah pasien.

"Kemudian yang bersangkutan sudah diantar ke Wisma Bangka Belitung, kita meminta kepada masyarakat yang pernah melakukan kontak erat dengan MYZ untuk segera melaporkan ke Puskesmas agar dapat dilakukan swab," ujarnya.

Boy Yandra menambahkan, BPBD Kabupaten Bangka selama dua hari terakhir telah melakukan pemantauan terhadap penggunaan masker kepada pengendara motor.

Hasilnya didapatkan jika kesadaran masyarakat sudah sangat tinggi dalam penggunaan masker.

"Kasus terkonfirmasi kasus Covid-19 per hari ini berjumlah 61 orang, kasus bergejala sebanyak 6 orang, kasus terkonfirmasi tanpa gejala sebanyak 55 orang dan yang sudah dinyatakan sehat 59 orang," terangnya.

Data kasus suspect berjumlah 338 sedangkan kasus pronmable 1 orang, kasus suspect isolasi 5 orang, kasus suspect diskardit 110 orang.

Kemudian untuk data pemantauan kontak erat berjumlah 763 orang dan jumlah kontak erat terkonfirmasi menjadi 54 orang, sedangkan jumlah kontak erat diskardit 529 orang.

Lebih lanjut ia menegaskan, untuk pemeriksaan rapid test gratis yang dimulai dari tanggal 2 Juli 2020 sudah berjumlah 1.532 orang.

Yang mana pelayanan diadakan di tiga tempat antara lain di RSUD Depati Bahrain Sungailiat, Rumah Sakit Safri Rahman dan Rumah Sakit Eko Maulana Ali.

"Marilah kita memberikan pandangan positif terhadap orang yang dianggap positif Covid-19 atau reaktif. Janganlah dijauhi tetapi berikanlah motivasi yang sangat tinggi sehingga dapat meningkatkan imun yang baik. Dan jangan lupa tetap lakukan protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah," pungkasnya. (BBR)
Laporan: ibnu w