Updated Covid-19 Bangka : 27 Sembuh, 75 Kasus Baru dan 7 Meninggal Dunia

Admin
Updated Covid-19 Bangka : 27 Sembuh, 75 Kasus Baru dan 7 Meninggal Dunia

BANGKA, BABELREVIEW.CO.ID - Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Bangka merilis adanya penambahan kasus baru sebanyak 75 orang, sembuh ada 27 orang dan meninggal dunia 7 orang.

Ketujuh pasien yang meninggal dunia yaitu, inisial SH usia 64 tahun jenis kelamin perempuan alamat Desa Air Ruai, pasien meninggal di Rumah Sakit Medika Stania dan dikebumikan di TPU Pemali. Yang kedua CA usia 65 tahun jenis kelamin perempuan alamat di Nelayan I, meninggal di Rumah Sakit Siloam dan dimakamkan di TPU Nelayan, dan yang ketiga BTB usia 74 tahun jenis kelamin laki-laki warga Kuto Panji, kemudian JJF usia 58 tahun jenis kelamin perempuan alamat Kuto Panji.

Kemudian yang kelima MLT usia 73 tahun jenis kelamin laki-laki beralamatkan di Gunung Muda, keenam MLT usia 73 tahun dan yang ketujuh adalah inisial M usia 48 tahun warga Kimak.

Hingga hari ini warga Kabupaten Bangka yang telah terpapar virus corona ada sebanyak 5.967 orang sedangkan yang telah sembuh ada 5.024 orang. Jadi 808 orang yang masih dalam pengawasan dan perawatan oleh dokter, sedangkan total yang meninggal dunia ada 135 orang.

"Dari 75 yang positif hari ini terdapat 1 bayi dan 2 balita. Untuk kelompok umur yang tertinggi tertular Covid-19 di 20 sampai 44 tahun ada sebanyak 2.836 orang dan terbanyak di kelompok dengan jenis kelamin perempuan yaitu ada 3.107 orang," jelas Boy Yandra, Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka, Sabtu (24/7/2021).

Lebih lanjut ia menerangkan jika Pemerintah Kabupaten Bangka telah melaksanakan pemeriksaan PCR sebanyak 13.006 tes. Pihaknya menghimbau kepada masyarakat apabila seketika mengalami sakit agar untuk langsung dilakukan perawatan oleh dokter.

"Yang pertama kami himbau untuk tetap selalu menjalankan protokol kesehatan Covid-19, kedua seketika anda demam atau batuk untuk secepatnya dibawa ke rumah sakit atau pelayanan kesehatan, ketiga jika ada kontak dengan yang positif segera melapor ke pelayanan kesehatan. Semoga pandemi di Kabupaten Bangka cepat berakhir," tutup Boy Yandra.