Ups! Wali Kota Pangkalpinang Minta Camat dan Lurah Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

kasmirudin
Ups! Wali Kota Pangkalpinang Minta Camat dan Lurah Mengundurkan Diri, Ini Alasannya
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil bersama Wakil Wali Kota, M Sopian saat memimpin rapat koordinasi dan evaluasi, Senin (18/2/2019). (foto: Humas Pemkot

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Wali Kota Pangkalpinang H. Maulan Aklil, meminta camat dan lurah yang tidak mau dan mampu bekerja sama dengan wali kota dan wakil wali kota Pangkalpinang untuk mengundurkan diri.

Hal tersebut disampaikan wali kota, saat rapat  koordinasi dan evaluasi kinerja para camat dan lurah.  di Ruang Pertemuan Lantai 1 Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (18/2/2019)

“Ada hal-hal yang terkadang saya perlu tegas dengan para staf saya, terutama di kelurahan dan kecamatan supaya mereka kerja lebih maksimal. Salah satu ketegasan saya itu contohnya begini, siapa yang tidak setuju dan tidak mau atau mau mengundurkan diri, dan segala macam, hari ini saya persilahkan mereka langsung keluar. Kalau  tidak mau kerja tim dengan saya dan wakil wali kota, kami silahkan untuk keluar,” tegasnya.

Dalam pertemuan ini, wali kota meminta orang-orang yang punya kemampuan untuk mengisi posisi camat dan lurah yang kosong, tetapi ini masih rahasia.

“Saya usahakan semaksimal mungkin tidak ada tenaga dari luar, sebelum dari dalam kita kerjakan maksimal,” katanya.

Wali kota menjelaskan, berdasarkan aturan mutasi, demosi, dan rotasi baru bisa dilaksanakan enam bulan setelah pelantikan wali kota dan wakil wali kota. Karena itu, ia memberikan waktu selama dua bulan kepada para camat dan untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja.

“Ini  masih punya waktu sekitar dua bulan untuk itu. Mumpung masih ada waktu kita berkoordinasi dengan mereka, mengevaluasi mereka, supaya jangan kerja setengah-setengah,”jelasnya.

Menurut Molen sapaan akrab wali kota, walaupun ada keluhan masyarakat terkait camat dan lurah, tetapi tidak banyak. Ia menilai camat dan lurah sudah bekerja maksimal. Karena itu, ia berencana meningkatkan kesejahteraan camat dan lurah.

“Kasihan mereka saya tuntut kerja 24 jam. Namun,  kesejahteraannya juga saya pikirkan,” tukasnya. (BBR)


Penulis  : Kasmir    
Editor    : Sanjay
Sumber  :Babel Review