Usai Gowes Gubernur Ngubrol Bersama Pedagang, Hasilnya Sungguh Mengejutkan

Admin
Usai Gowes Gubernur Ngubrol Bersama Pedagang, Hasilnya Sungguh Mengejutkan
Usai gowes, Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Roesman ngubrol bersama pedagang membicarakan pariwisata Belitung, Jumat (9/2/2018). (Ist)

BELITUNG, BBR - Usai gowes, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman menyempatkan diri berbincang dengan masyarakat pedagang di kawasan Pantai Tanjung Tinggi, Kabupaten Belitung, Jumat (9/2/2018). Pedagang di lokasi wisata diminta membantu menyukseskan program pariwisata di Babel.

Saat bertemu pedagang, Gubernur menyarankan sewaktu menggelar dagangan tetap dapat menjaga kebersihan. Selain itu, berdagang di kawasan wisata harus pandai-pandai ikut menjaga keamanan lingkungan. Karena sudah seharusnya sebagai daerah wisata, masyarakatnya berperilaku sadar wisata.

"Lokasi berdagang ditata secara rapi, sehingga kawasan wisata tetap nyaman dan terjaga kebersihannya. Ini penting agar wisatawan betah berwisata di Belitung," kata Erzaldi sambil memetakan penataan pedagang dengan cara membuat coretan di tanah, Jumat (9/2/2018).

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Kamis malam lalu Gubernur bertemu  dengan asosiasi pelaku wisata atau agen perjalanan. Sementara Jumat subuh melaksanakan salat Subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan bersepeda keliling lokasi Pantai Tanjung Tinggi serta meninjau area spot ruang terbuka hijau.

Melalui kegiatan Natak Kampung ini Gubernur ingin mendekatkan diri dengan masyarakat serta menyerap aspirasi langsung dari masyarakat. Untuk itu Gubernur bersama rombongan melanjutkan kegiatan mengunjungi pameran UKM di Pendopo Tanjung Kelayang.

Saat berada di pendopo, Gubernur menjelaskan mengenai inti keberhasilan wisata adalah UMKM. Untuk itu sangat perlu melakukan pembinaan UMKM. Pasalnya jika tidak ada produk UMKM di lokasi wisata, maka dapat dikatakan pengembangan sektor wisata belum maksimal.

"Harga produk UMKM jangan mahal dan untuk menekan harga tersebut dengan cara memperkecil biaya produksi. Pelaku UMKM harus bisa membuat produk sendiri dan mampu  bekerja sendiri. Sedangkan pemerintah memfasilitasi agar pelaku UMKM mendapatkan pinjaman modal," jelasnya.