Ustadz Yasir Mustafa Rintis TPA Al Mujahiddin Sejak 2003

kasmirudin
Ustadz Yasir Mustafa Rintis TPA Al Mujahiddin Sejak 2003
Pendiri dan Ketua Bidang Pendidikan, Ustadz Yasir Mustafa Spdi. (Foto: Ibnu)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID -- Setelah sekian lama menunggu, akhirnya Masjid Al Mujahiddin yang berlokasi di Komplek Pepabri Sungailiat, Desa Lubuk Kelik dapat mewujudkan keinginannya untuk merenovasi sekaligus membuat Taman Pendidikan Alqur'an (TPA) dan Tahfidz Alqur'an.

Proses pembangunan gedung tersebut ditandai dengan dimulainya peletakkan batu pertama oleh Bupati Bangka Mulkan SH.MH pada Sabtu (5/10/2019) kemarin. Pembangunan TPA dan Tahfidz Al Qur'an ini didasari atas kondisi bangunan yang lama sudah tidak layak lagi dan ruang belajarnya yang masih sempit.

Salah satu tokoh agama sekaligus sebagai Pendiri dan Ketua Bidang Pendidikan, Ustadz Yasir Mustafa Spdi mengatakan, jika Taman Pendidikan Alqur'an Al Mujahiddin sudah dibangun mulai sejak tahun 2003.

"Saat itu anak-anak kalau ingin belajar ngaji Alqur'an datang ke rumah. Tetapi semakin lama, anak-anak yang ingin belajar membaca Alqur'an semakin bertambah," tuturnya.

Dengan berjalannya waktu, Ustadz Yasir Mustafa menambahkan santriwan dan santriwati yang ingin menambah ilmu agama semakin banyak. Menurutnya, santriwan dan santriwati yang ingin belajar Alqur'an tidak hanya yang tinggal di sekitar komplek Pepabri, tetapi juga dari luar komplek.

"Lama kelamaan jumlah santri yang ingin belajar Alqur'an di rumah semakin banyak, sudah hampir 30 orang. Saat itulah saya berpikir untuk membuka Taman Pendidikan Al qur'an. Pada tahun 2004 tempat belajar Al qur'an dipindahkan ke Masjid Al Mujahiddin," terangnya.

Ia menjelaskan, pada saat gubernur Bangka Belitung dijabat oleh Hudarni Rani, pihaknya dibantu untuk membangun Taman Pendidikan Alqur'an dengan biaya sebesar Rp 30 juta.

"Alhamdulillah, kami bisa bangun Taman Pendidikan Al qur'an tersebut, walaupun dalam kondisi yang sederhana. Tapi paling tidak, waktu itu kita sudah punya Taman Pendidikan Alqur'an sendiri,” imbuhnya.

Ustadz Yasir Mustafa katakana, jika selama ada Taman Pendidikan Alqur'an di Masjid Al Mujahiddin telah hampir 10 kali melakukan wisuda  para santrinya.

"Saya berharap, dengan dibangunnya Taman Pendidikan Alqur'an dan Tahfidz Alqur'an Masjid Al Mujahiddin ini, semoga nantinya dapat membentuk karakter anak sejak dini sekaligus mendidik dan menghasilkan hafizh dan hafizah yang qurani," tukasnya. (BBR)


Penulis  : Ibnu
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review