Usung Tema Menggali Bongkahan Emas Permata Diri, Galeri Susilawati Kini Hadir di Bangka

Irwan
Usung Tema Menggali Bongkahan Emas Permata Diri, Galeri Susilawati Kini Hadir di Bangka

BANGKA, BABELREVIEW.CO.ID -- Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Galeri Susilawati Bangka diresmikan dengan menggelar Pameran Tunggal Serat Holistik Kehidupan.

Dengan mengusung tema "Menggali Bongkahan Emas Permata Diri" bermaksud ingin mengajak para pemuda mengenali harta karun di setiap diri. 

Sandra Rina Sahelangi selalu Ketua Yayasan Riyadhatul Ihsan mengatakan bahwa Susilawati Susmono telah berkarya selama 39 tahun dan sudah menciptakan sebanyak 5.401 karya.

Saat ini beberapa karya-karyanya berada di Galeri Susilawati Bangka dan sebagian berada di Serat Holistik Kehidupan Susilawati Susmono Yogyakarta. 

Ia menyebutkan sosok Susilawati Susmono menjalani pendidikan di Bangka dan kemudian merantau untuk berkarya di berbagai bidang khususnya dalam bidang pendidikan karakter.

Galeri ini menjadi sebuah pelengkap perjalanan hidup Susilawati Susmono yang pernah dilakukan selama ini. 

"Galeri ini di bangun di Kota Sungailiat sebagai sebuah persembahan tanah kelahirannya. Semoga masyarakat disini mendapatkan manfaat yang baik atas keberadaan gerai ini," ujarnya.

"Tujuan lainnya adalah bagaimana kita dapat menikmati yang sudah didapatkan, selain juga untuk melestarikan dan menjaga merawat budaya bangsa," lanjutnya.

Sebenarnya selain karya seni tersebut, Susilawati Susmono juga memiliki karya ilmiah, tulis dan sastra.

Tidak hanya itu saja, berbagai event juga pernah digelar baik dalam bentuk seminar nasional berkaitan dengan kepemimpinan dan kebangsaan. 

"Kita ingin mempersembahkan karya-karya Susilawati Susmono agar bisa dinikmati oleh masyarakat yang ada di Bangka. Dan ingin mengajak para pemuda untuk menggali dan mengenal diri dan harus bangga dengan karakter sebagai bangsa Indonesia. Kita tidak ingin menjadi orang lain, mari gali harta karun dalam diri," tegasnya. 

Sandra Rina Sahelangi tuturkan bahwa bangsa ini mempunyai beberapa pemuda pada tahun 1928 memiliki karakter yang sangat kuat.

Maka dari itu, di Hari Sumpah Pemuda ke-93 ini pihaknya ingin mengajak para pemuda untuk mengenali dan menggali bongkahan emas permata diri. 

"Mulai besok galeri ini akan kita buka untuk umum dari hari Selasa sampai Minggu, dan setiap akhir pekan hari Sabtu dan Minggu akan ada penampilan apresiasi seni. Disitu nanti kita bisa berdiskusi dan melihat apa makna dari sebuah lukisan," jelasnya.

"Kami harapkan sekali untuk para pemuda Bangka Belitung untuk memanfaatkan dan mensyukuri aset bangsa ini," harapnya. (BBR)

 

Laporan: Ibnu

Editor: Irwan