VIDEO Babel Bersiap New Normal, Polda Siagakan Anggota Awasi Fasilitas Publik

Irwan
VIDEO Babel Bersiap New Normal, Polda Siagakan Anggota Awasi Fasilitas Publik
foto dan video :Irwans

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID – Pemerintah Provinsi Bangka Belitung mulai mempersiapkan new normal (kewajaran baru) di mana fasilitas publik mulai kembali beraktifitas dengan mengedepankan protokol Covid-19, seperti menyediakan tempat mencuci tangan, mengecek suhu pengunjung serta mengatur jarak antar pengunjung. Hal tersebut dilakukan pemerintah provinsi agar perekonomian Babel tetap berjalan.
Terciptanya kondisi new normal tak luput dari sinergitas dan kerja sama pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota serta TNI dan Polri.


Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah menilai kondisi new normal sudah terjadi di Bangka Belitung sejak H-1 Idul Fitri, dimana keramaian terus terjadi baik di pasar tradisional, pusat perbelanjaan modern, maupun tempat ibadah ketika sholat Idul Fitri.


“Dalam menuju normal baru di Bangka Belitung sinergitas sudah terbangun, antara tataran pemerintah baik itu angkatan, maupun pemerintah provinsi, kabupaten dan kota. Ini yang saya lihat dan menunjukkan rasa bahwa kita siap memasuki Babel normal baru. Satu kondisi yang saya lihat dan positifnya dan hal ini membangun rasa optimisme bahwa kita bisa membasmi kondisi itu,” ujar Abdul Fatah.Agar kondisi new normal berjalan lancer, Polda Babel mempersiapkan anggotanya untuk disiagakan dalam mengawasi fasilitas publik dan tempat keramaian yang telah kembali beroperasi.


“Nanti akan kita tempatkan anggota untuk mengawasi, kalau pertokoan kapasitas 1000 orang, kalau sudah new normal nanti jadi 500 orang, begitu 500 jangan masuk dulu. Kalau ada yang keluar baru boleh masuk. Sama di kafe-kafe juga begitu, yang kapasitas 100 orang untuk new normal ini kita batasi kursi dan mejanya kita jadikan separuhnya, dengan physical distancing yang jelas,” ujar Kapolda Babel Irjen Anang Syarif Hidayat.
Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, saat ini ada 42 pasien terkonfirmasi positif, dengan rincian satu orang meninggal, 14 dalam perawatan dan  27 pasien sembuh. (BBR)