VIDEO Empat Bintara Polisi Ditangkap Terkait Pencurian dan Perdagangkan Senpi Organik Polri

Irwan
VIDEO Empat Bintara Polisi Ditangkap Terkait Pencurian dan Perdagangkan Senpi Organik Polri
foto dan video :Irwans

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID – Sedikitnya enam orang personil Bintara Polri dan dua warga sipil diperiksa terkait pembobolan gudang senjata Ditsamapta Polda Babel. Empat orang ditetapkan sebagai tersangka pencurian dan penadahan yang dilapis dengan Undang-Undang darurat terkait kepemilikan senjata api illegal. Sedangkan dua bintara lainnya diperiksa sebagai saksi atas hilangnya tujuh pucuk senjata api jenis HS-9 buatan Kroasia.

Hilangnya tujuh pucuk senjata api organik Polri jenis HS-9 buatan Kroasia dari gudang senjata Direktorat Samapta Polda Bangka Belitung yang terletak di Kompleks Asrama Polisi Jalan Sungai Selan, Pangkalpinang menyeret empat orang Bintara.

Empat Bintara tersebut adalah Bripda M. Abrar Febiandy dan Bripda Megy Arya. Keduanya merupakan personil Polda Bangka Belitung, selaku pelaku pencurian tujuh pucuk pistol HS-9 dari gudang senjata Ditsamapta Polda Babel.

Sedangkan dua lainnya adalah Bripda Bimo Arnol Sakristi, personil Satsabhara Polres Oku Selatan, Sumsel dan Bripda Angga Anggota Polres Oku Timur, Sumsel, yang berperan sebagai pembeli atau penadah senpi curian tersebut.

sementara dua bintara lainnya masih berstatus saksi dan sedang didalami keterlibatannya dalam pencurian dan jual beli senjata organik polri tersebut.

Tujuh pucuk pistol HS-9 yang hilang tersebut dicuri dalam dua aksi. Aksi pertama Bripda M. Abrar dan Bripda Megy mencuri tiga pucuk pistol HS-9 dan pada aksi kedua mereka kembali menggasak sebanyak empat pucuk pistol HS-9.

Dua diantaranya dijual kepada Bripda Bimo Arnol dan Bripda Angga, satu pucuk pistol ini juga sempat dijual kepada seorang warga sipil, sedangkan empat lainnya disembunyikan di rumah teman Bripda Megy. (BBR)