VIDEO Gagalnya Penyelundupan Enam Kilogram Shabu Ke Bangka Belitung

Admin
VIDEO Gagalnya Penyelundupan Enam Kilogram Shabu Ke Bangka Belitung
Foto dan Video : Irwan

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepulauan Bangka Belitung kembali berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika berupa shabu di dua tempat yakni Bandara Depati Amir, Pangkalpinang dan Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Bangka Barat.

Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor BNN Bangka Belitung, Selasa (16/7/2019) Kepala BNN Bangka Belitung Brigjen Pol Nanang Hadiyanto mengungkapkan penangkapan pertama di Bandara Depati Amir pada Senin, 8 Juli 2019. Dari pengungkapan tersebut diamankan dua tersangka yang berinisial ET (40) warga Kec. Sukajaya, Aceh dan MA (24) warga Kec. Taman Sari, Pangkalpinang.

Dikatakan Nanang, BNN Babel mendapat informasi seorang penumpang pesawat di Bandara Depati Amir yang membawa narkotika dari Batam, Kepulauan Riau ke Pangkalpinang. Dari informasi tersebut BNN Babel yang berkoordinasi dengan AVSEC Bandara melihat penumpang dengan gerak-gerik mencurigakan dan memiliki ciri-ciri yang sama dengan informasi yang didapat.

Setelah dilakukan penggeledahan terhadap ET petugas mendapat satu kardus besar yang didalamnya terdapat shabu seberat kurang lebih 1 kilogram (990 gram). Petugas juga mengamankan MA di Bandara Depati Amir ketika ingin menjemput tersangka ET. Selanjutnya kedua tersangka diamankan ke Kantor BNN Babel.

“Dari Bandara Depati Amir satu orang yang membawa dengan modus operandi dimasukan ke dalam kardus setelah kita amankan kita bongkar kardus tersebut kita dapatkan kurang lebih 1 kilogram berupa shabu,” ujar Nanang.

Dari pengungkapan tersebut petugas mengamankan barang bukti dari tersangka ET berupa shabu seberat 990 gram, 2 unit HP, boarding pass dan uang tunai Rp 175 ribu. Dan dari tersangka MA petugas mengamankan barang bukti berupa 2 unit HP, 1 unit sepeda motor dan 1 pack plastik strip bening.

Dua hari selanjutnya pada Kamis, 11 Juli 2019 tim gabungan yang terdiri dari BNN Babel, Polda Babel, Bea dan Cukai Pangkalpinang dan KSOP Cabang Muntok berhasil mengungkap penyelundupan narkotika jenis shabu di Tanjung Kalian, Muntok, Bangka Barat dengan barang bukti 5 kilogram shabu (5.190 gram). Dari pengungkapan tersebut BNN Babel berhasil mengamankan dua pelaku yang berinisial W (33) dan R (30) yang merupakan warga Kelurahan Air Mesu, Bangka Tengah.

Brigjen Pol Nanang Hadiyanto menyebutkan, kedua tersangka mendapat upah sebesar Rp 50 juta yang diterima dimuka. Sebagian uang tersebut dipergunakan oleh tersangka untuk membeli sebuah sepeda motor matic jenis N-Max.

Modus yang dipergunakan tersangka yakni dengan memasukkan lima bungkus besar yang masing-masing berisi 1 kilogram shabu ke dalam bagasi sepeda motor N-Max.

Untuk mengelabuli pemeriksaan petugas, tersangka juga memasukkan empek-empek yang merupakan jajanan khas Palembang untuk menutupi kemasan 5 kilogram shabu tersebut.

Sepeda motor yang sudah bermuatan shabu ini dibawa oleh kedua pelaku dengan menumpangi Kapal Feri dari Pelabuhan Tanjung Siapi-api, Sumatera Selatan menuju Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok, Bangka Barat.

Apesnya aksi kedua tersangka terendus oleh tim gabungan yang terdiri dari BNN Babel, Direktorat Narkoba Polda Babel, KSOP Tanjung Kalian dan Bea Cukai yang menyergap dan mengamankan keduanya sesaat setelah turun dari kapal di Pelabuhan Tanjung Kalian.

“Kita dengan seluruh tim penegakan hukum dari Bea Cukai, Polda, KSOP bisa mengamankan melalui jalur yang dibawa melalui feri dari Palembang kesini. Alhamdulillah 5 kilo yang bisa kita amankan yang dibawa dan dimasukan ke dalam tas lalu dimasukan di dalam motor N-Max,” jelas Nanang.

Keempat tersangka yang berperan sebagai kurir shabu tersebut kini mendekam di sel tahanan BNN Babel dan dijerat dengan undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati. (BBR)


Penulis  : Irwan
Editor    : Sanjay
Sumber : Babel Review