VIDEO Kemenparekraf Serahkan Bantuan Kepada Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Irwan
VIDEO Kemenparekraf Serahkan Bantuan Kepada Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
foto dan video :Irwans

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID – Sebanyak 3876 pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Bangka Belitung yang terdampak Covid-19 terima dukungan bantuan sembako senilai Rp 140 ribu dari Kemenparekraf di Gor Sahabudin, Senin (29/6/2020).

Secara simbolis bantuan diserahkan oleh Sekertaris Deputi Produk Wisata dan Penyelenggaran Kegiatan Kemenparekraf Eddy Wardoyo kepada Wagub Bangka Belitung Abdul Fatah dan Kapolda Bangka Belitung Irjen (Pol) Anang Syarif Hidayat.

Eddy Wardoyo menuturkan jika jumlah penerima bantuan langsung siap saji sesuai dengan data yang diajukan pemerintah provinsi masing-masing.

“Kami berkordinasi dengan dinas provinsi berapa jumlahnya, mereka yang mendata dan kami menyesuaikan dengan anggaran untuk paket tersebut dan sekarang sedang berjalan. Sebagian besar di Indonesia dan sekarang sudah berjalan diharapkan Juli kita selesiakan semua provinsi,” kata Eddy.

Dalam pendistribusiannya, Kemenparekraf bekerja sama dengan Polda Babel melalui Babinkamtibmas agar paket bantuan tepat sasaran.

“Apa yang dititipkan Kemenparekraf pada kita ini kita salurkan tentu ada tiga hal yang menguntungkan bagi kita. Pertama kita bisa mencegah terjadinya kejahatan, kita bisa lebih dekat dengan masyarakat, kepercayaan terhadap Polri semakin baik,” ujar Irjen Anang Syarif Hidayat.

Sementara itu, Wagub Babel Abdul Fatah berharap dengan penyaluran bantuan tersebut maka akan memberikan motivasi dan membangun kembali semangat pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Ini adalah memberikan motivasi dan membangun kembali semangat suhu di sektor industi. Kalau mereka sudah kembali semangatnya yang dipegang melalui bantuan ini saya yakin agar strategi yang lama yang diterapkan oleh Kemenparekraf yaitu 3A dan juga bisa terbangun Kembali,” ujar Fatah.

Selain Bangka Belitung, bantuan ini juga telah disalurkan ke Provinsi Bali, Pulau Jawa, Sumatra Selatan, Kalimantan, NTB dan provinsi lainnya dengan target penyaluran sebanyak 150 ribu paket. (BBR)