(VIDEO) Mau Sholat Idul Fitri Tapi Takut Corona, Ini Solusi Dari Ustadz Abdul Somad dan Ustadz Firanda Andirja Abidin

Ahada
(VIDEO) Mau Sholat Idul Fitri Tapi Takut Corona, Ini Solusi Dari Ustadz Abdul Somad dan Ustadz Firanda Andirja Abidin
Ustadz Abdul Somad. (Ist)

BABELREVIEW.CO.ID -- Hari raya idul fitri adalah hari raya yang Allah SWT syariatkan untuk umat Islam, agar mereka bergembira dengan limpahan nikmat dan ampunan Allah SWT setelah mereka menjalankan shaum Ramadhan dan qiyam (sholat tarawih dan witir) selama sebulan penuh.

Pada hari raya ini Allah SWT mensyariatkan sholat idul fitri. Sholat idul fitri memiliki berbagai keutamaan yang bisa menjadi hikmah dan makna yang dapat kita ambil.

Dengan melaksanakan sholat idul fitri kita pasti akan mengucapkan asma Allah berkali-kali terutama kalimat takbiratul ikhram, atau Memaha Besarkan Allah.

Dengan begitu kita akan mendapatkan pahala dari mengagungkan dan mengucapkan atau berdzikir atas nama Allah.

Tentunya bagi kita yang jarang untuk berdzikir dan mengucapkan nama Allah ini adalah kesempatan besar untuk kita kembali mengingat Allah di hari Raya Besar Umat Islam ini.

Dalam kondisi normal, Sholat idul fitri sudah pasti dilaksanakan secara berjamaah.

Untuk itu, dari pelaksanaan sholat berjamaah ini akan membuat kita mendapatkan pahala sholat berjamaah yang besar dari Allah SWT.

Inilah kesempatan besar umat islam untuk merapatkan barisan dan mendapatkan kebersamaan lewat sholat berjamaah.

Di saat sholat berjamaah tentunya kita tidak akan memandang bulu, suku, jabatan, rupa, dan hal-hal lainnya. Selagi mereka bersujud kepada Allah dan membesarkan Allah.

Namun untuk tahun 2020 ini atau kalender Islam tahun 1441 H, tampaknya akan berbeda.

Penyebabnya pandemi covid-19 yang melanda dunia sejak tiga bulan terakhir.

Teror covid-19 yang belum juga mereda hingga menjelang Idul Fitri 1441 H ini, telah membuat Pemerintah Indonesia mulai tingkat nasionl hingga daerah, agar Umat Islam tidak melakasanakan Sholat Idul Fitri berjamaah di Masjid maupun di lapangan.

Alasannya, dikhatwatirkan saat bertemu dan berkumpul tanpa jarak tersebut akan memberi peluang penyebaran virus corona atau covid-19.

Pemerintah meminta Umat Muslim melaksanakan sholat ied di rumah masing-masing, bisa secara berjamaah bersama keluarga atau sendirian.

Berikut Panduan Shalat Ied di Rumah:

1. Disunahkan mandi setelah fajar
2. Gunakan pakaian terbaik dan pakai wangi-wangian
3. Disunahkan makan kurma ganjil seperti witir (kalau tidak ada kurma yang manis lainnya boleh)
4. Shalat diawal waktu (kira-kira 15 menit setelah terbit matahari)
5. Shalat ied dengan 2 rakaat (rakaat pertama 7x takbir, rakaat kedua 5x takbir) hingga salam
6. Khutbah ied boleh dilakukan boleh tidak

Berikut Tata cara shalat ied di rumah
(Penjelasan point no 5 diatas)


1. Berdiri sempurna kemudian niat shalat ied (Ushalli sunnatan ‘Idul Fitri rak’ataini lillahi ta’ala) jika jamaah sesuaikan niatnya sebagai iman atau makmum
2. Takbiratul Ikhram
Setelah itu Disunnahkan berzikir (subhanallahu walhamdulillah wa lailaha illallahu wallahu akbar) kemudian takbir (angkat tangan) diulang sebanyak 7x.
3. Iftitah.
4. Alfatihah
5. Surah pendek
6. Rukuk
7  I’tidal
8. Sujud pertama
9. Duduk antara 2 sujud
10. Sujud kedua
11. Berdiri rakaat kedua (ulangi cara no 2 dengan zikir dan takbir sebanyak 5x)
12. Rukuk
13. I’tidal
14 Sujud pertama
15. Duduk di antara 2 sujud
16. Sujud kedua
17. Tahiyat Akhir
18. Salam. (*/BBR)
Laporan: @hada