VIDEO SPSI Babel Tegaskan Aturan Penundaan THR Tidak Diterapkan Secara Serampangan

Irwan
VIDEO SPSI Babel Tegaskan Aturan Penundaan THR Tidak Diterapkan Secara Serampangan
Foto dan Video : Irwan

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID – Kebijakan pemerintah yang memberikan kelonggaran kepada perusahaan untuk menunda atau menyicil pembayaran THR diharapkan tidak diterapkan secara serampangan, karena tetap ada mekanisme yang harus ditempuh termasuk dialog tripartit antara perusahaan, serikat pekerja, dan pemerintah.

Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Bangka Belitung mendesak pemerintah daerah untuk cermat dalam mengimplementasikan kebijakan penundaan pembayaran THR tahun ini.

Pasalnya aturan tersebut tidak berdiri sendiri dan harus mengikuti mekanisme yang ada. Diantaranya, harus didasarkan pada kondisi keuangan perusahaan yang dibuktikan dengan audit keuangan serta kesepakatan tripartid yang melibatkan serikat pekerja dan perwakilan pemerintah.

Kebijakan penundaan THR ini tidak boleh diterapkan secara general, karena tidak semua perusahaan mengalami krisis keuangan dan hanya boleh diterapkan pada perusahaan yang benar-benar mengalami kesulitan keuangan dampak pandemi covid-19.

Sementara itu, menanggapi maraknya PHK yang terjadi, Kapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Anang Syarif Hidayat meminta agar para korban PHK dan seluruh masyarakat tetap berpikiran rasional agar tidak dijadikan alasan untuk melakukan perbuatan melawan hukum.

Untuk kebutuhan mendasar seperti bahan makanan, Kapolda meminta agar warga yang benar-benar kesulitan memenuhi kebutuhan makan untuk menghubungi aparat kepolisian dan akan diberikan bantuan agar jangan sampai ada warga babel yang mengalami kelaparan dimasa sulit ini. (BBR)