Wabup Bangka Berharap KNPI Bangka Kedepan Lebih Bersinergi Dengan Pemerintah

Ibnuwasisto
Wabup Bangka Berharap KNPI Bangka Kedepan Lebih Bersinergi Dengan Pemerintah
Wakil Bupati Bangka, Syahbudin Sip. (Foto.Ibnu)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Wakil Bupati Bangka Syahbudin Sip mengatakan dengan terpilihnya ketua KNPI Bangka dari salah satu ASN merupakan suatu hal yang wajar dan biasa saja, selama proses yang di lalui sudah sesuai dengan mekanisme yang ada.

"Jadi siapapun orangnya yang terpilih itu merupakan hasil yang terbaik. Dan bagi ketua terpilih, saya mengharapkan dapat merangkul semuanya untuk bersama-sama dalam membantu pemerintah membangun Kabupaten Bangka kedepan melalui pemuda," ujarnya, Senin (30/12/2012).

Ia juga menerangkan jika sebenarnya peran para pemuda sudah melakukan perbuatan sesuai dengan kapasitas dan kondisi yang ada. Mengenai apakah sudah maksimal atau belum dikembalikan kepada masyarakat untuk menilainya.

"Tentunya, harapan kita kedepan dengan terpilihnya ketua KNPI yang baru bisa lebih bersinergi lagi dengan pemerintah daerah. Berikanlah sumbangsih terbaiknya, kebaikan dan kemaslahatan di tengah-tengah kita Kabupaten Bangka," tuturnya.

Saat ditanya awak media apakah dalam pemilihan ketua KNPI ada intervensi dari pemerintah yang menyebabkan Musda KNPI Bangka XV terkesan alot, ia menegaskan jika pemerintah tidak ada ikut campur apapun. Menurutnya kondisi yang terjadi karena memang suatu dinamika yang ada.

"Karena semua calon menginginkan kemenangan, dan terjadi persaingan yang begitu sengit itu menjadi hal yang biasa saja dalam sebuah kompetisi," jelas Wabup.

Mengenai dengan status ketua terpilih seorang ASN, ia meminta agar yang bersangkutan dapat mengatur dan membagi waktu diantara tugas-tugas sebagai ASN dan ketua KNPI.

"Saya rasa hal itu tidak menjadi masalah dalam menjalankan organisasi kepemudaan, yang terpenting tergantung bagaimana cara menyikapinya dengan cara arif dan bijaksana, yang utama adalah pemuda harus lebih maju kedepan," pungkasnya.


Penulis : Ibnu

Editor :

Sumber : Babel Review