Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Basel Kritisi BSC, Mewah di Luar Tapi Program Tak Jalan

Kasmirudin
Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Basel Kritisi BSC, Mewah di Luar Tapi Program Tak Jalan
Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Bangka Selatan, Wendy. (Foto: Andre)

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Menyongsong era digitalisasi seperti saat ini, sudah waktunya Bangka Selatan (Basel) beralih ke Smart City. Tujuan dari Smart City tidak lain adalah mencapai daerah yang mandiri, berdaya saing dan sejahtera.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi 3, Wendy. Menurut dia, Basel sudah memulai dari tahun 2017 dan sudah memiliki gedung Basel Command Center (BSC) atau yang sering disebut dengan Gedung Smart City.

“Beberapa kali kami kunjungan ke daerah lain bahkan ke kota yang cukup maju pun tidak memiliki gedung tersendiri, seperti kita punya yang menghabiskan dana sekira Rp 3 miliar," katanya.

Wendy menegaskan, jangan hanya kelihatan wow dan gagah dari luar saja, namun dalamnya kosong.

“Infrastruktur jaringan menurut kami adalah yang utama dalam menjalankan program Smart City. Secara infrastruktur jaringan sekarang banyak menggunakan kabel fiber optik dan jaringan ini sudah banyak terpasang oleh pihak ketiga,” katanya, Jumat (11/06/2021).

Tapi, sambungnya sangat disayangkan, Dinas Kominfo Basel sama sekali tidak mempunyai data jaringan yang sudah terpasang di wilayah ini.

“Agak aneh kedengarannya, tapi beginilah fakta di lapangan. Kami komisi 3 meminta Dinas Kominfo mendata jaringan Fiber Optik (FO) yang ada di seluruh Basel,” tukas Wendy.

Lebih lanjut ia menambahkan, dengan mengetahui banyaknya jaringan Fiber Optik, akan berkaitan erat dengan infrastruktur untuk mencapai program Smart City.

“Jangan Dinas Kominfo tugasnya hanya mempublikasikan kegiatan seremonial saja, karena tugas dari Dinas Kominfo seharusnya menjadi leader dari program Smart City yang merupakan tugas utama dan harus mereka laksanakan,” ujarnya.

Menurutnya, berdasarkan kunjungan kerja Komisi 3 DPRD Basel ke setiap daerah lain, program Smart City mereka rata-rata sudah berjalan. Sehingga informasi apapun bahkan layanan mereka dari perizinan, kesehatan, bahkan laporan keluhan warga sudah berada dalam genggaman tangan saja (pakai smartphone).

“Kalau kegiatan Kominfo kita masih seperti sekarang, kami sangat pesimis daerah kita akan maju seperti yang dicita-citakan kita semua," tutup Wendy. (BBR)


Penulis : Andre

Editor   : Kasmir