Walau Omset Turun, UMKM Tetap Bertahan di Masa Pandemi

Irwan
Walau Omset Turun, UMKM Tetap Bertahan di Masa Pandemi

MANGGAR, BABELREVIEW.CO.ID — Sejumlah UMKM kuliner di Kota Manggar, Belitung Timur mengalami kesulitan modal dalam mengembangkan usahanya.

Apalagi di masa pandemi corona ini omset penjualan mengalami penurunan, sehingga usaha tersebut memilih untuk bertahan dengan stuasi dan kondisi perekonomian yang terjadi saat ini.

Seperti dikatakan Widji, penjual kuliner bakso di Kota Manggar.

Menurutnya, di saat pandemik corona ini omset penjualan baksonya hanya mencapai Rp 200 ribu - 300 ribu per harinya turun dari biasanya, yang sebelum pandemi tersebut bisa mencapai di atas Rp 400 ribu per harinya.

Sementara di sisi lain, persaingan dengan usaha sejenis cukup banyak sehingga tidak berani untuk bersaing dengan modal yang lebih besar.

“Kalau usaha sejenis lainnya bisa menampilkan menu dengan tambahan menu plus yang lebih banyak karena modal yang lebih kuat, maka kami tetap eksisi dengan menu yang ada agar modal tetap bisa dikontrol dengan hasil yang sesuai atau bisa dapat  lebih untung tipis dibanding dengan modal yang kami keluarkan,” ungkap Widji kepada Babelreview.co.id, Sabtu (26/12/2020).

Senada juga disampaikan Emmy, penjual kuliner makanan/ minuman di kota yang sama.

Menurutnya, di masa pandemi corona saat ini penjualan menunya tidaklah sebanyak sebelum masa corona di mana bisa meraih omset penjualan di atas Rp 600 ribu per harinya, tapi saat ini hanya bisa meraup omset Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per harinya.

Apalagi saat cuaca hujan dirinya memilih untuk tidak berjualan karena biasanya pengunjung agak berkurang sehingga penjualan menu tidaklah sesuai harapan.

“Meski pun ada konsumen maupun pelanggan yang menginginkan kami agar menambah tempat duduk dengan kursi lesehan tapi belum bisa memenuhinya, karena kendala modal dan tetap bertahan dengan menu dan peralatan yang ada larena masa pandemic korona sekarang banyak mempengaruhi berbagai hal,” ujarnya. (BBR)

Laporan: Pras

Editor: Irwan