PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID — Walikota Pangkalpinang didampingi Wakil Walikota Pangkalpinang menghadiri kegiatan Bakti Sosial Peduli Kampung dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang diselenggarakan oleh Ikatan Kekeluargaan Masyarakat (IKM) Babel, Minggu (8/2/2026) di Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang.
Walikota Pangkalpinang, Saparudin memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian IKM Babel terhadap masyarakat kurang mampu menjelang bulan Ramadhan.
“Kegiatan seperti ini sangat mulia dan mencerminkan semangat gotong royong serta kepedulian sosial yang tinggi,” ujar Walikota.
Walikota menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan sektor swasta dalam membantu warga yang membutuhkan.
“Kami sangat mengapresiasi IKM Babel yang telah menginisiasi kegiatan bakti sosial ini. Ini adalah bentuk nyata kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.
Menurut Walikota, kegiatan peduli kampung seperti ini sangat membantu program pemerintah kota dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kampung-kampung yang masih memerlukan perhatian lebih.
“Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi organisasi dan komunitas lain untuk ikut berkontribusi dalam membantu sesama, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi sepanjang tahun,” harapnya.
Walikota juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Pangkalpinang siap mendukung dan bersinergi dengan berbagai pihak yang memiliki kepedulian sosial untuk kesejahteraan masyarakat.
Wakil Walikota, Dessy Ayutrisna menambahkan bahwa ada sebanyak 400 Kartu Keluarga (KK) di empat kelurahan Kota Pangkalpinang yang menerima bantuan tersebut.
“400 KK di mana masing-masing kelurahan yang tadi ditunjuk itu 100 per kelurahan,” jelasnya.
Setiap kepala keluarga penerima bantuan mendapatkan paket sembako berupa beras sebanyak 5 kilogram dan minyak goreng 1 liter.
“Dari Ikatan Keluarga Masyarakat Bangka, bantuan yang diberikan berupa beras sebanyak 5 kg, kemudian ada minyak goreng, masing-masing mendapatkan 1 liter,” tambah Dessy.
Wakil Walikota mengungkapkan harapannya agar bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat penerima.
“Harapan yang pertama, benar-benar masyarakat merasa terbantu. Kemudian yang kedua, mungkin ini bisa membantu dalam rangka menurunkan biaya pengeluaran, terutama berkenaan dengan kebutuhan sehari-hari,” harapnya. (dinda)












