Wandasona Pimpin Dewan Kesenian Bangka

kasmirudin
Wandasona Pimpin Dewan Kesenian Bangka
Wakil Bupati Bangka mengukuhkan pengurus Dewan Kesenian Bangka dan Lembaga Adat Melayu ( LAM ) periode 2018-2021 di Ruang Rapat Lantai II Pemkab Bangka. (foto:Ibnu)

SUNGAILIAT, BABEL REVIEW -- Wakil Bupati Bangka Syahbudin mengukuhkan Dewan Kesenian dan Lembaga Adat Melayu ( LAM ) Bangka periode 2018 - 2021, Senin ( 07/01/2019 ).

Pengukuhan Dewan Kesenian Bangka  yang dilakukan di ruang rapat lantai II Pemkab Bangka tersebut, dihadiri oleh perwakilan dari Polres Bangka, Pengadilan Negeri, pengurus PKK, Dharma Wanita, Kejaksaan Negeri Sungailiat  dan para pejabat Pemkab Bangka serta tamu undangan lainnya.

Ketua Umum Dewan Kesenian Bangka terpilih Wandasona Alhamdi mengatakan, dalam satu tahun kedepan, akan memprioritaskan tentang memasyarakatkan seni.

"Dengan seni ini kita akan memberikan edukasi dan mengenalkan kesenian kepada masyarakat Bangka," ucapnya.

Wandasona menjelaskan, bahwa saat ini masyarakat ingin menikmati dan belajar musik khas Bangka itu masih mengalami kesulitan. Yang membuat terasa sulit itu, masyarakat bingung dalam mendapatkan informasi untuk belajar seni. Sedangkan saat ini banyak sekali sanggar seni yang ada di Kabupaten Bangka.

"Langkah awal ini pertama-tama kita akan lebih sering mengadakan kegiatan-kegiatan seperti mengadakan workshop dan pementasan seni. Inti dari kegiatan ini adalah ingin memasyarakatkan seni. Dengan terbentuknya kembali Dewan Kesenian di Kabupaten Bangka ini, kita berharap segala apa yang kita targetkan dapat tercapai dan tepat sasaran," tegasnya.

Di sisi lain, Wanda katakan untuk mencapai target tersebut diperlukan dukungan dari pihak pemerintah daerah seperti, dukungan dalam bentuk anggaran dan tempat untuk sekretariat. Pihak Dewan Kesenian siap membantu pemerintah dalam membangun kesenian di Kabupaten Bangka.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syahbudin mengatakan bahwa peran Dewan Kesenian serta Lembaga Adat Melayu Bangka dapat sebagai penghubung guna menghubungkan generasi muda dengan pengenalan ragam kebudayan daerah yang dimiliki oleh Kabupaten Bangka.

"Sebagian besar generasi saat ini menganggap kebudayaan daerah sudah ketinggalan jaman, oleh karenanya dengan adanya peran Dewan Kesenian serta Lembaga Adat Melayu Bangka ini sebagai penghubung, agar mereka dapat mengenal kembali kebudayaan daerah yang kita miliki," jelasnya.

 Syahbudin berharap dengan dikukuhkannya Dewan Kesenian serta Lembaga Adat Melayu Bangka agar dapat menjadi tempat untuk menampung para pelaku seni dan budaya melalui berbagai kegiatan yang bersifat kreatif. (BBR)


Penulis : Ibnu     
Editor   : Kasmir
Sumber : Babelreview