Warga Menolak Aktivitas KIP di Pantai Rebo

kasmirudin
Warga Menolak Aktivitas KIP di Pantai Rebo
Bupati Bangka, Mulkan SH saat berdialog dengan warga Desa Rebo di Restoran Kembang Katis Pesona Bay, Sungailiat, Selasa (24/9/2019). (Foto: Ibnu)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID -- Bupati Bangka, Mulkan SH MH menggelar dialog bersama dengan masyarakat Desa Rebo terkait tentang batas atau zonasi pertambangan laut di sekitar perairan Pantai Rebo, yang dilaksanakan di Restoran Kembang Katis Pesona Bay, Selasa (24/9/2019).

Dalam acara dialog dengan bupati, warga Desa Rebo menyuarakan untuk menolak adanya aktifitas penambangan di daerah Pantai Rebo.

Menurut masyarakat Desa Rebo yang hadir saat acara dialog tersebut, aktivitas penambangan yang ada di laut telah mempengaruhi hasil tangkapan ikan para nelayan. Diperkirakan hasil tangkapan ikan para nelayan rebo berkurang sekira 60 persen.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Bangka, Mulkan menegaskan bahwa pemerintah daerah Kabupaten Bangka telah melakukan berbagai macam upaya untuk mengakomodir apa yang diinginkan oleh para masyarakat Desa Rebo khususnya para nelayan.

"Saya berharap sesuai dengan peraturan yang ada pada Pemerintah Kabupaten Bangka tentang peraturan terkait RZWP3K segera untuk diperdakan. Dan nantinya Perda inilah yang akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk menentukan wilayah-wilayah atau daerah yang akan diperuntukkan sesuai dengan aturan yang ada di dalam perda itu," pungkasnya.

Dialog tersebut dihadiri Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistiyono, Ketua DPRD Bangka sementara Jumadi, Wakil Bupati Bangka Syahbudin dan kades Rebo. (BBR)


Penulis  : Ibnu
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review